Enam Akademisi Ramaikan Pemilihan Rektor UPNVJ 2026–2030, Siapa Akan Memimpin Kampus Bela Negara?

Navaswara.com – Proses pemilihan Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) Periode 2026–2030 memasuki babak penting. Setelah masa pendaftaran resmi ditutup pada 10 Juni 2026, tercatat enam akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi pemilihan pemimpin salah satu perguruan tinggi negeri yang dikenal dengan identitas sebagai Kampus Bela Negara tersebut.

Antusiasme para akademisi dalam mengikuti proses seleksi ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap masa depan UPN Veteran Jakarta yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang aktif melakukan transformasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan tata kelola institusi.

Panitia Pemilihan Rektor (PPR) UPNVJ mencatat enam nama yang telah menyerahkan berkas pendaftaran. Mereka berasal dari latar belakang perguruan tinggi dan pengalaman akademik yang beragam, mencerminkan luasnya spektrum kepemimpinan yang akan bersaing dalam proses pemilihan kali ini.

Keenam bakal calon tersebut adalah Prof. Dr. H. Memen Kustiawan, S.E., M.Si., M.H. dari Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Hasan Basri, S.Sos., M.Si. dari Universitas Tulang Bawang, Prof. Dr. Drs. Abdul Halim, S.H., M.Ag. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm dari UPN Veteran Jakarta, Dr. Sakroni, S.ST., M.Pd. dari Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, serta Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., M.H. yang juga berasal dari UPN Veteran Jakarta.

Saat ini, panitia tengah melakukan proses verifikasi dan pemeriksaan administrasi terhadap seluruh dokumen yang telah diserahkan para pendaftar. Tahapan ini menjadi bagian krusial untuk memastikan bahwa setiap bakal calon memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sesuai regulasi pemilihan rektor perguruan tinggi negeri.

Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor UPNVJ, Suprima, menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara cermat guna memastikan kelengkapan dokumen dan kesesuaian persyaratan administratif seluruh peserta. Persyaratan tersebut meliputi status sebagai Pegawai Negeri Sipil, kepemilikan jabatan akademik minimal lektor kepala, kualifikasi pendidikan doktor, pengalaman manajerial, hingga aspek integritas dan rekam jejak kepegawaian.

Tahapan selanjutnya akan menjadi momentum penting bagi para kandidat untuk memaparkan arah kepemimpinan yang mereka tawarkan. Para bakal calon yang lolos verifikasi administrasi akan mengikuti proses penyaringan melalui penyampaian visi, misi, dan program kerja dalam rapat Senat terbuka yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Juli 2026.

Pada forum tersebut, sivitas akademika dan pemangku kepentingan kampus akan memperoleh gambaran mengenai gagasan, strategi, serta inovasi yang ditawarkan masing-masing kandidat dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era yang semakin dinamis. Isu transformasi digital, internasionalisasi kampus, peningkatan kualitas riset, penguatan kolaborasi industri, hingga pengembangan karakter Bela Negara diperkirakan akan menjadi perhatian utama dalam kontestasi pemikiran para calon rektor.

Setelah proses penyampaian visi dan misi selesai, Senat UPNVJ akan menetapkan tiga nama calon rektor yang selanjutnya disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tahap akhir berupa pemilihan rektor dalam rapat Senat tertutup dijadwalkan berlangsung pada 7 atau 9 September 2026.

Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, pemilihan rektor merupakan momentum strategis yang akan menentukan arah perjalanan UPN Veteran Jakarta dalam empat tahun mendatang. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi pusat inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan, serta solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

Karena itu, sosok rektor yang terpilih nantinya akan memegang peran penting dalam menjaga kesinambungan transformasi UPNVJ sekaligus memperkuat reputasinya sebagai kampus yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi identitas utamanya.

Proses pemilihan yang dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin terbaik yang mampu membawa UPN Veteran Jakarta melangkah lebih jauh dalam mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi nyata bagi Indonesia dan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *