Empat Kandidat Rektor UPNVJ Resmi Kantongi Nomor Urut, Adu Gagasan Dimulai 30 Juli

Navaswara.com – Proses pemilihan Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) periode 2026–2030 memasuki babak penting. Empat bakal calon rektor resmi memperoleh nomor urut setelah mengikuti pengundian terbuka yang digelar secara hibrida, Selasa (21/7/2026), sebagai bagian dari tahapan menuju pemilihan pimpinan universitas yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perguruan tinggi yang baik.

Pengundian nomor urut yang disaksikan anggota Senat Universitas, Panitia Pemilihan Rektor, serta sivitas akademika itu bukan sekadar agenda administratif. Tahapan tersebut menjadi penanda dimulainya kontestasi gagasan yang akan menentukan arah pengembangan UPNVJ dalam empat tahun mendatang.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPNVJ, Silvia Anggraeni, menjelaskan bahwa seluruh proses pemilihan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Senat UPNVJ Nomor 2 Tahun 2026 serta Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri.

Menurutnya, seluruh tahapan telah dirancang dengan mekanisme yang jelas, mulai dari seleksi administrasi hingga penyampaian visi dan misi para kandidat, agar proses berlangsung objektif dan sesuai ketentuan.

Dari enam pendaftar, panitia menetapkan empat bakal calon yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Mereka berasal dari perguruan tinggi berbeda dengan latar belakang kepemimpinan dan pengalaman akademik yang beragam.

Hasil pengundian menetapkan Dr. Sakroni, S.ST., M.Pd. dari Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung sebagai nomor urut satu. Nomor urut dua diperoleh Prof. Dr. Drs. Anter Venus, M.A., Comm., yang saat ini menjabat Rektor UPN Veteran Jakarta. Sementara nomor urut tiga ditempati Prof. Dr. Drs. Abdul Halim, S.H., M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, dan nomor urut empat diraih Prof. Dr. Memen Kustiawan, S.E., M.Si., M.H., Ak., CA., CPA. dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Ketua Senat UPNVJ, Dr. Irsyaf Marsal, menegaskan bahwa pengundian nomor urut merupakan bagian dari komitmen universitas untuk menghadirkan proses pemilihan yang terbuka, adil, dan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh bakal calon.

Ia menilai, tata kelola yang baik dalam proses pemilihan pemimpin perguruan tinggi menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan sivitas akademika sekaligus memperkuat budaya akademik yang demokratis.

Irsyaf juga mengajak seluruh sivitas akademika menjaga suasana yang kondusif selama seluruh rangkaian pemilihan berlangsung. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan akademik, namun semangat kebersamaan harus tetap menjadi prioritas demi kemajuan institusi.

Tahapan berikutnya akan menjadi salah satu momen paling dinantikan, yakni penyampaian visi, misi, dan program kerja para bakal calon yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Kampus UPNVJ Pondok Labu.

Forum tersebut akan menjadi ruang bagi masing-masing kandidat memaparkan strategi pengembangan universitas, inovasi akademik, penguatan tridarma perguruan tinggi, transformasi digital, peningkatan daya saing internasional, hingga arah penguatan identitas UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara.

Bagi sivitas akademika, penyampaian visi dan misi bukan hanya menjadi ajang mengenal para kandidat, tetapi juga kesempatan menilai sejauh mana gagasan yang ditawarkan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

Melalui seluruh tahapan yang diselenggarakan secara terbuka dan akuntabel, UPNVJ berharap proses pemilihan rektor tidak hanya menghasilkan pemimpin terbaik, tetapi juga memperkuat budaya tata kelola perguruan tinggi yang profesional. Kepemimpinan baru nantinya diharapkan mampu melanjutkan transformasi kelembagaan, meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus membawa UPNVJ semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *