Navaswara.com – Pemilihan seorang rektor bukan sekadar pergantian kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi. Di balik setiap proses tersebut, tersimpan harapan tentang arah masa depan sebuah institusi, kualitas pendidikan yang akan dibangun, hingga kontribusi perguruan tinggi terhadap bangsa.
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kini memasuki salah satu tahapan penting dalam proses tersebut. Setelah melalui pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi, sebanyak empat bakal calon Rektor UPNVJ periode 2026–2030 dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam proses pemilihan rektor.
Keempat nama tersebut adalah Prof. Dr. Memen Kustiawan, S.E., M.Si., M.H., Ak., CA., CPA dari Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Drs. Abdul Halim, S.H., M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Drs. Anter Venus, M.A., Comm. dari UPN Veteran Jakarta, serta Dr. Sakroni, S.ST., M.Pd. dari Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung.
Tahap administrasi memang belum menentukan siapa yang akan memimpin UPNVJ lima tahun ke depan. Namun, proses ini menjadi pintu awal untuk memastikan bahwa seluruh kandidat memenuhi persyaratan formal sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih dari sekadar verifikasi dokumen, tahapan ini mencerminkan komitmen UPNVJ menjaga proses pemilihan rektor berlangsung secara tertib, transparan, dan akuntabel. Berbagai dokumen, mulai dari rekam jejak akademik, pengalaman manajerial, hingga aspek integritas menjadi bagian dari proses penilaian administrasi sebelum para kandidat memasuki tahapan berikutnya.
Bagi sivitas akademika, tahapan selanjutnya justru menjadi bagian yang paling dinantikan.
Pada 30 Juli 2026, keempat bakal calon dijadwalkan memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka di hadapan Senat dan sivitas akademika UPNVJ. Forum ini menjadi ruang terbuka untuk melihat bagaimana masing-masing kandidat membaca tantangan pendidikan tinggi, merumuskan strategi pengembangan universitas, hingga menawarkan inovasi bagi kemajuan kampus dalam lima tahun mendatang.
Momentum tersebut menjadi penting karena dunia pendidikan tinggi sedang menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. Digitalisasi layanan akademik, pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), internasionalisasi perguruan tinggi, penguatan riset, hilirisasi inovasi, hingga peningkatan daya saing lulusan menjadi agenda yang membutuhkan kepemimpinan visioner.
UPNVJ sendiri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan langkah transformasi yang cukup progresif, mulai dari pembangunan ekosistem layanan digital terintegrasi, penguatan tata kelola berbasis data, hingga pengembangan konsep OneUPNVJ sebagai fondasi menuju Smart University.
Karena itu, pemilihan rektor kali ini tidak hanya berbicara mengenai siapa yang akan memimpin, tetapi juga siapa yang mampu melanjutkan sekaligus mempercepat transformasi tersebut.
Perguruan tinggi modern membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membangun kolaborasi lintas disiplin, memperkuat jejaring nasional dan internasional, serta menghadirkan tata kelola yang adaptif terhadap perubahan.
Rektor masa depan juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pencapaian akademik, kualitas pelayanan kepada mahasiswa, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan identitas UPNVJ sebagai Kampus Bela Negara.
Harapan itu menjadi semakin relevan ketika perguruan tinggi dituntut menghasilkan lulusan yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan menghadapi tantangan global.
UPNVJ menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan rektor dilaksanakan berdasarkan regulasi yang berlaku, mulai dari Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 hingga Peraturan Senat UPNVJ Nomor 2 Tahun 2026. Seluruh tahapan dirancang agar berjalan objektif, demokratis, dan akuntabel.
Pada akhirnya, proses pemilihan rektor bukan sekadar memilih seorang pemimpin administratif. Ini adalah momentum menentukan arah perjalanan UPNVJ sebagai perguruan tinggi negeri yang terus memperkuat kualitas pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah, tantangan yang menanti bukanlah perkara ringan. Namun, dengan fondasi transformasi yang telah dibangun beberapa tahun terakhir, UPNVJ memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai universitas yang adaptif terhadap perubahan, unggul dalam tata kelola, serta semakin memberi kontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.

