Navaswara.com — Perhiasan sering menjadi medium untuk menerjemahkan inspirasi ke dalam bentuk yang bisa dikenakan. Alam, budaya, hingga elemen kehidupan pun kerap menjadi titik awal lahirnya sebuah koleksi dengan karakter yang berbeda.
Berangkat dari gagasan tersebut, MONDIAL kembali memperluas lini MONDIAL Precious Fire dengan menghadirkan koleksi terbaru yang diperkenalkan di Bimasena, The Dharmawangsa, Jakarta. Dalam pengembangannya, MONDIAL kembali menggandeng Nicholas Saputra sebagai Brand Ambassador sekaligus Creative Director MONDIAL Precious.
Api identik dengan semangat, keberanian, dan energi yang terus bergerak. Karakter tersebut menjadi inspirasi yang kembali diterjemahkan ke dalam karya perhiasan lewat eksplorasi warna, bentuk, dan batu mulia.
Bagi Nicholas Saputra, api menjadi simbol yang selalu bergerak dan menghadirkan kemungkinan baru. Gagasan tersebut diterjemahkan ke dalam eksplorasi desain sekaligus permainan warna pada koleksi terbaru ini.
“Api itu tidak pernah berhenti bergerak, terus berkembang dan melahirkan bentuk-bentuk baru, dan gagasan itulah yang menjadi dasar penambahan koleksi MONDIAL Precious Fire kali ini,” kata Nicholas Saputra.
Nicholas menambahkan, penyusunan gradasi warna ruby dan blue sapphire menjadi salah satu proses yang paling menarik. Setiap batu memiliki karakter berbeda, sehingga dibutuhkan ketelitian tinggi untuk menghasilkan komposisi warna yang terasa harmonis.

General Manager MONDIAL sekaligus GIA-graduate gemologist Leslie Christian Saputra mengatakan, warna menjadi identitas utama dalam setiap koleksi MONDIAL Precious. Melalui koleksi terbaru ini, MONDIAL kembali menghadirkan eksplorasi ruby dan blue sapphire sebagai representasi energi api yang terus berkembang.
“Color bukan hanya sebatas elemen visual, tetapi menjadi bahasa desain yang membentuk karakter setiap koleksi MONDIAL Precious. Melalui penambahan koleksi MONDIAL Precious Fire ini, kami ingin memperluas interpretasi energi api sebagai simbol ambisi, desire, dan passion,” ujar Leslie Christian Saputra.
Menurut Leslie, tantangan terbesar terletak pada proses kurasi batu mulia. Ruby dan blue sapphire memiliki variasi tone, hue, dan saturation yang sangat beragam, sehingga setiap batu harus dipilih dan disusun satu per satu agar menghasilkan gradasi warna yang natural.
Koleksi terbaru ini mengangkat konsep Duality of Fire melalui perpaduan ruby sebagai simbol keberanian dan blue sapphire yang merepresentasikan ketenangan. Keduanya diwujudkan dalam tiga inspirasi desain, yakni Meteorite, Lavart, dan Fire Flame, yang menggambarkan karakter api dari berbagai sudut pandang.
Peluncuran koleksi juga dilengkapi dengan Precious Stone Workshop bersama Leslie Christian Saputra dan Nicholas Saputra. Dalam sesi tersebut, para tamu diajak mengenal lebih dekat karakter ruby dan blue sapphire, sekaligus proses kurasi yang dilakukan sebelum batu-batu tersebut menjadi sebuah karya perhiasan.

