Navaswara.com – Aktivitas warga di hunian sementara pascabencana berjalan dalam kondisi serba terbatas. Akses komunikasi menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak karena berkaitan langsung dengan keluarga, pendidikan, hingga pekerjaan harian. Situasi inilah yang mendorong kolaborasi Telkom Group dan Danantara untuk menjaga konektivitas masyarakat di kawasan Hunian Sementara atau Huntara Aceh Tamiang.
Melalui sinergi tersebut, Telkomsel menghadirkan dukungan infrastruktur dan layanan komunikasi yang terintegrasi. Telkom Group juga menyediakan akses internet dan WiFi gratis yang menjangkau seluruh area Huntara. Fasilitas ini memberi ruang bagi warga untuk tetap terhubung dengan keluarga, memperoleh informasi penting, serta melanjutkan aktivitas digital di tengah proses pemulihan pascabencana.
Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, menyampaikan bahwa perusahaan menempatkan kualitas layanan sebagai fokus utama dalam kondisi darurat. Menurutnya, kolaborasi lintas entitas menjadi kunci agar konektivitas tetap terjaga dan dapat diandalkan oleh masyarakat.
“Kolaborasi Telkom Group bersama Danantara memungkinkan kami memastikan konektivitas di kawasan Huntara tetap terjaga. Fokus kami adalah menghadirkan cakupan yang merata, kapasitas yang memadai, dan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan,” ujar Nugroho.
Untuk mendukung hal tersebut, Telkomsel melakukan penguatan infrastruktur dan peningkatan kapasitas jaringan di kawasan Huntara Aceh Tamiang. Saat ini terdapat dua site jaringan aktif yang meng-cover area Huntara, didukung satu unit Combat atau Compact Mobile BTS guna memperkuat kualitas sinyal. Selain itu, dilakukan peningkatan kapasitas jaringan agar stabilitas layanan tetap terjaga, serta penyediaan perangkat Orbit sebagai cadangan jaringan di Posko Telkom Group.
Secara keseluruhan, jaringan Telkomsel di Aceh Tamiang telah pulih sepenuhnya dengan dukungan 88 site aktif. Namun, lebih dari separuh site tersebut masih beroperasi menggunakan genset karena keterbatasan sistem catu daya di sejumlah lokasi pascabencana. Kondisi ini membuat pemeliharaan jaringan dilakukan secara intensif agar layanan tetap berjalan tanpa gangguan.
Tak hanya berfokus pada jaringan, Telkomsel juga membuka Posko Layanan Komunikasi di kawasan Huntara Aceh Tamiang. Posko ini menjadi titik layanan bagi warga yang membutuhkan dukungan komunikasi selama masa transisi. Ke depan, Telkomsel bersama Telkom Group dan Danantara berkomitmen melanjutkan dukungan pemulihan dengan memperluas fasilitas dan menghadirkan konektivitas yang andal di berbagai kawasan hunian sementara lainnya.
Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan. Bagi Telkomsel, pendampingan masyarakat pascabencana merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan pemulihan yang inklusif serta menjalankan operasional berkelanjutan yang berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance.
