Navaswara.com — Beredarnya video di media sosial yang menampilkan sebuah bus tergenang air hingga mencapai area kabin penumpang memicu kekhawatiran publik terkait keselamatan transportasi umum di tengah cuaca ekstrem. Menyikapi hal tersebut, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.
Transjakarta menegaskan bahwa unit bus yang terlihat dalam video tersebut bukan bagian dari armada maupun operator layanan Transjakarta. Klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat tidak menarik kesimpulan keliru yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap layanan transportasi massal ibu kota.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa keselamatan penumpang merupakan prinsip utama yang menjadi landasan setiap operasional Transjakarta. Menurutnya, dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun, Transjakarta tidak akan mengoperasikan armada apabila berpotensi membahayakan pelanggan.
“Bus yang ada dalam video tersebut tidak berada dalam pengelolaan Transjakarta. Kami memiliki standar keselamatan yang ketat dan tidak menoleransi risiko terhadap penumpang,” ujar Ayu dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, Transjakarta telah menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) mitigasi cuaca ekstrem yang mengatur secara rinci batas aman operasional armada. Salah satu ketentuan penting dalam SOP tersebut adalah pembatasan ketinggian genangan air di jalur lintasan. Apabila genangan telah mencapai setengah diameter ban, layanan akan langsung disesuaikan.
Penyesuaian layanan dapat dilakukan melalui pengalihan rute, pembatasan lintasan, hingga penghentian sementara layanan di koridor tertentu. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan keselamatan penumpang, awak bus, dan pengguna jalan lainnya.
“Pemantauan kondisi lapangan dilakukan secara terus-menerus dan real-time. Begitu jalur dinilai tidak aman, keputusan operasional akan segera diambil,” lanjut Ayu.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Transjakarta juga mengingatkan pentingnya literasi informasi bagi masyarakat. Publik diimbau untuk tidak langsung mempercayai atau menyebarkan konten yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi dari sumber resmi.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Transjakarta menyediakan berbagai kanal komunikasi resmi yang dapat diakses masyarakat untuk mengetahui kondisi layanan terkini, di antaranya melalui aplikasi TJ: Transjakarta serta akun media sosial resmi di Instagram @infotije dan @pt_transjakarta, serta platform X @pt_transjakarta.
Menutup pernyataannya, Ayu mengajak seluruh pelanggan untuk tetap waspada dalam beraktivitas di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, menjaga kesehatan, dan selalu memprioritaskan keselamatan dalam setiap perjalanan.
