Navaswara.com – Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak merasakan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang membangun harapan dan kepercayaan diri. Semangat itulah yang diwujudkan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melalui program Open Dining of Jakarta, dengan mengajak anak-anak yatim menikmati Jakarta dari sudut pandang yang berbeda.
Sebanyak 20 anak dari Panti Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur diajak menghabiskan hari penuh keceriaan dalam rangkaian kegiatan edukatif dan rekreatif. Perjalanan dimulai dari kawasan Kota Tua Jakarta, tempat mereka mengenal lebih dekat jejak sejarah Ibu Kota melalui kunjungan ke House of Tugu Jakarta di kawasan Kali Besar. Di lokasi yang sarat nilai sejarah tersebut, anak-anak tidak hanya menikmati suasana heritage, tetapi juga belajar bahwa Jakarta menyimpan kisah panjang yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
Keceriaan berlanjut ketika mereka menaiki bus tingkat Open Dining of Jakarta by Transjakarta. Sambil menikmati santap malam, anak-anak diajak menyusuri sejumlah ikon Jakarta dari atas bus beratap terbuka. Pemandangan senja yang perlahan berganti dengan gemerlap lampu kota menghadirkan pengalaman yang mungkin tak mudah mereka lupakan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, bersama Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset, Fadly Hasan, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, mengatakan bahwa Hari Anak Nasional menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk memberikan pengalaman positif kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Menurutnya, melalui Open Dining of Jakarta, Transjakarta ingin menghadirkan lebih dari sekadar perjalanan wisata. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, memperluas wawasan, serta memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berani meraih cita-cita.
“Melalui kegiatan Open Dining of Jakarta ini, Transjakarta ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik dari Panti Asuhan Anak Putra Utama 1. Kami berharap pengalaman yang mereka dapatkan hari ini tidak hanya menjadi kenangan yang menyenangkan, tetapi juga dapat menambah wawasan, membangun rasa percaya diri, serta memberikan semangat untuk terus belajar, bermimpi, dan meraih cita-cita. Ini merupakan salah satu wujud komitmen Transjakarta untuk terus menghadirkan manfaat bagi banyak orang,” ujar Ayu Wardhani.

Bagi Transjakarta, transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas masyarakat. Kehadirannya juga dapat menjadi ruang yang menghubungkan manusia dengan pengalaman, edukasi, dan nilai-nilai kepedulian sosial. Melalui konsep Open Dining of Jakarta, bus tingkat tidak lagi sekadar menjadi moda transportasi, melainkan ruang kebersamaan yang mempertemukan perjalanan, kuliner, dan keindahan wajah Jakarta dalam satu pengalaman yang utuh.
Inisiatif ini sekaligus memperlihatkan bagaimana inovasi layanan publik dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan menghadirkan ruang yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak, Transjakarta menunjukkan bahwa transportasi publik juga memiliki peran penting dalam membangun kota yang lebih humanis.
Di tengah geliat pembangunan Jakarta sebagai kota global, perhatian terhadap tumbuh kembang anak tetap menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan. Sebab, kota yang baik bukan hanya yang mampu menggerakkan warganya, tetapi juga yang mampu menghadirkan senyum, harapan, dan kenangan indah bagi generasi yang kelak akan meneruskan masa depannya.

