Navaswara.com – Stadion Parc des Princes menjadi saksi keganasan Paris Saint-Germain saat menjamu Chelsea pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Dalam pertandingan yang penuh dengan drama dan serangan intensitas tinggi tersebut, raksasa Prancis sukses melumat tim tamu dengan skor telak 5-2.
Hasil ini tentu memberikan modal besar bagi Les Parisiens untuk melangkah ke babak perempat final. Tak hanya itu, kemenangan ini juga menjadi penuntasan misi balas dendam yang sempurna atas kekalahan mereka dari The Blues pada final Piala Dunia Antarklub tahun lalu.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tuan rumah langsung menunjukkan taringnya dengan permainan menekan yang membuat lini pertahanan Chelsea kewalahan. Pesta gol tuan rumah dibuka oleh aksi Bradley Barcola pada menit ke-10 yang memanfaatkan umpan matang dari tendangan bebas Joao Neves.
Keunggulan awal ini sempat membuat pendukung tuan rumah bersorak, namun Chelsea berhasil memberikan perlawanan yang gigih. Pada menit ke-28, Malo Gusto berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memaksimalkan skema serangan balik yang diinisiasi oleh Enzo Fernandez.
Setelahnya, pertandingan berjalan sangat ketat dengan jual beli serangan di lini tengah, hingga akhirnya Ousmane Dembele kembali membawa PSG unggul 2-1. Terjadi pada menit ke-40, gol ini diraih melalui aksi individu yang memukau sebelum babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Chelsea sempat memberikan harapan bagi para pendukungnya ketika Enzo Fernandez mencetak gol penyeimbang pada menit ke-57. Ia memanfaatkan umpan silang akurat dari Pedro Neto, Fernandez sukses mengubah papan skor menjadi 2-2 yang membuat tensi pertandingan semakin memanas.
Namun, kegembiraan pada pertandingan ini berbalik sepenuhnya menjadi milik tuan rumah setelah menit ke-70. Sebuah kesalahan koordinasi di lini belakang Chelsea dimanfaatkan dengan cerdik oleh Vitinha pada menit ke-74. Gelandang asal Portugal tersebut berhasil melepaskan tembakan melengkung yang gagal dihalau oleh kiper Filip Jorgensen, mengubah kedudukan menjadi 3-2 untuk PSG.
Drama selanjutnya terjadi di sepuluh menit terakhir ketika Khvicha Kvaratskhelia menunjukkan kelihaiannya di atas lapangan. Pemain berjuluk Kvaradona ini menghancurkan harapan Chelsea dengan dua gol beruntun di akhir laga. Gol pertamanya tercipta pada menit ke-86 melalui sepakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok gawang.
Belum puas dengan skor yang ada, Kvaratskhelia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+4, setelah menerima umpan terukur dari Achraf Hakimi. Gol penutup tersebut memastikan kemenangan 5-2 bagi PSG sekaligus memberikan tamparan keras bagi Chelsea yang kini harus memikul beban berat untuk membalikkan keadaan di Stamford Bridge pada leg kedua mendatang.
