Navaswara.com – Provinsi Banten meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama dari BPJS Kesehatan. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam acara UHC Award yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, belum lama ini.
Andra mengatakan, BPJS Kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, akses layanan kesehatan yang adil dan setara merupakan indikator penting dalam kualitas pelayanan publik.
“Kinerja kepala daerah salah satunya diukur dari kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan,” ujar Andra.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Keberadaan BPJS Kesehatan dinilai krusial untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa diskriminasi.
“Cakupan kepesertaan harus terus diperluas agar seluruh rakyat Banten mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil dan setara,” tambahnya.
Andra mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 130 rumah sakit serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lain di Provinsi Banten. Ia berharap seluruh fasilitas tersebut telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar akses masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin mudah.
Untuk meningkatkan kepesertaan, khususnya pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pemprov Banten akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah peserta aktif JKN.
“Kami juga berharap BPJS Kesehatan terus memberikan edukasi yang transparan kepada masyarakat, sehingga warga memahami hak dan kewajiban mereka, termasuk layanan yang ditanggung maupun tidak ditanggung,” jelas Andra.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memaparkan, Program JKN yang telah berjalan selama 11 tahun merupakan salah satu program strategis nasional. Ia menyebut Indonesia menjadi salah satu negara dengan capaian UHC tercepat di dunia.
“Dalam kurun waktu 10 tahun, Indonesia mampu mencapai UHC. Ini merupakan capaian yang sangat cepat,” ujar Ghufron.
Keberhasilan UHC, sambungnya, perlu diimbangi dengan penguatan infrastruktur kesehatan dan ketersediaan tenaga medis yang memadai di daerah.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, Provinsi Banten meraih UHC Award 2026 kategori Pratama setelah mencatatkan tingkat kepesertaan JKN sebesar 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80 persen pada 2025. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

