Navaswara.com — Di tengah lumpur yang belum sepenuhnya mengering dan tenda-tenda darurat yang masih berdiri, harapan perlahan tumbuh di kawasan terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra. Bantuan kembali berdatangan untuk memastikan warga tidak berjalan sendirian di masa pemulihan. Melalui program Nurani Astra, PT Astra International Tbk bersama perusahaan-perusahaan Grup Astra menyalurkan bantuan lanjutan guna mendukung penanganan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada awal 2026.
Astra menyalurkan bantuan berupa tenda darurat, instalasi air bersih, fasilitas sanitasi, hingga revitalisasi ambulans sebagai bagian dari tahap lanjutan tanggap darurat setelah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sejak akhir 2025.
Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, mengatakan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di awal masa pemulihan.
“Melalui bantuan tenda darurat, air bersih, fasilitas sanitasi, kesiapan ambulans, dan bantuan lain di tahap ini, Astra berharap dapat membantu saudara-saudara kita yang terdampak untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Pada tahap pertama yang telah disalurkan sejak Desember 2025, Nurani Astra menyalurkan 135,68 ton beras, 10.000 liter air bersih, 5.477 kaleng sarden, 7.881 liter minyak goreng, 1.263 dus mi instan, 1.286 kilogram gula pasir, 1.895 dus teh, 2.560 paket kebersihan personal, serta 992 kaleng susu.
Memasuki tahap lanjutan awal 2026, Astra menyalurkan 600 unit paket shelter yang terdiri dari tenda darurat, alas kasur, dan selimut, 900 paket sembako, 600 paket kebersihan dan sanitasi personal, renovasi masjid, pembangunan lima unit instalasi air bersih dan fasilitas sanitasi, 750 paket perlengkapan sekolah, 620 perlengkapan ibadah, serta layanan bantuan medis.
Bantuan tersebut disalurkan ke wilayah terdampak di Aceh meliputi Tamiang, Langsa, dan Bireuen, kemudian Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatra Utara, serta Kabupaten Agam di Sumatra Barat.
Selain logistik dan infrastruktur dasar, Astra juga berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dalam memperkuat kesiapan layanan kesehatan melalui pemeriksaan dan perbaikan ambulans sejak 26 Desember 2025. Hingga kini, sebanyak 126 unit ambulans di 4 titik di Aceh, 17 titik di Sumatra Utara, dan 10 titik di Sumatra Barat telah diperiksa dan direvitalisasi.
Proses perbaikan melibatkan dukungan AUTO2000, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu untuk memastikan kendaraan layanan kesehatan kembali layak operasi di daerah terdampak.
Astra menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan menyesuaikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi dengan lembaga kemanusiaan dan instansi pemerintah akan terus dilakukan agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak korban bencana.
