Navaswara.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersama Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) menyalurkan bantuan mushaf Al-Qur’an bagi masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan mental dan spiritual warga di tengah situasi pascabencana yang masih penuh keterbatasan.
Kerja sama tersebut disepakati dalam pertemuan di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta, Selasa (6/1/2026), yang dihadiri Sekretaris Jenderal DMI Dr. H. Rahmat Hidayat, Bendahara Umum DMI Dr. H. Serian Wijatno, serta Wakil Ketua YMSM Yan Partawidjaja.
Bendahara Umum DMI Serian Wijatno menyampaikan bahwa penyaluran mushaf Al-Qur’an ini menargetkan distribusi hingga 20.000 mushaf ke wilayah terdampak. Menurutnya, kerja sama dengan YMSM menjadi langkah awal untuk terus memperluas bantuan serupa.
“Target awal kami 20.000 mushaf. Mudah-mudahan dapat tercapai dan terus bertambah, karena kebutuhan masyarakat di daerah bencana masih sangat besar,” ujar Serian.
Ia menjelaskan, bantuan mushaf Al-Qur’an bukan sekadar pemenuhan sarana ibadah, tetapi juga bagian dari upaya membangkitkan keteguhan mental dan spiritual masyarakat yang terdampak bencana. Banyak warga kehilangan rumah, harta benda, bahkan fasilitas ibadah, sehingga dukungan spiritual menjadi sangat penting.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut fisik dan ekonomi, tetapi juga jiwa. Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi penguat batin dan penumbuh harapan bagi masyarakat yang sedang diuji,” jelasnya.
Serian menambahkan, ketersediaan kitab suci di lokasi pengungsian dinilai krusial untuk menjaga ketenangan, moralitas, dan optimisme warga. Ia menyebut bantuan ini sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan keagamaan.
“Kami ingin setiap mushaf yang dibaca di pengungsian menjadi sumber ketenangan dan pengingat bahwa harapan selalu ada. Di tengah duka, iman dan kesabaran menjadi kekuatan utama,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua YMSM Yan Partawidjaja menyampaikan bahwa pihaknya mempercayakan penyaluran mushaf Al-Qur’an kepada DMI karena peran strategis DMI dalam menaungi masjid-masjid di seluruh Indonesia.
“Kami melihat DMI memiliki jaringan yang kuat hingga ke daerah. Karena itu, penyaluran Al-Qur’an melalui DMI dinilai efektif dan tepat sasaran, terutama di wilayah terdampak bencana,” ujar Yan.
Yan juga mengungkapkan bahwa kepedulian YMSM muncul setelah melihat pemberitaan mengenai kondisi masyarakat terdampak, khususnya anak-anak yang membutuhkan Al-Qur’an sebagai pegangan spiritual di masa sulit.
Sekretaris Jenderal DMI Rahmat Hidayat mengapresiasi dukungan YMSM dan menegaskan kesiapan DMI untuk menyalurkan mushaf Al-Qur’an sesuai kebutuhan di lapangan.
“Bantuan Al-Qur’an ini sangat dibutuhkan. Banyak warga terdampak bencana yang secara langsung menyampaikan kebutuhan tersebut, dan DMI siap menjadi jembatan untuk menyalurkannya,” kata Rahmat.
Melalui kolaborasi ini, DMI dan YMSM berharap bantuan mushaf Al-Qur’an dapat menjadi bagian dari proses pemulihan yang lebih menyeluruh, tidak hanya membangun kembali fisik wilayah terdampak, tetapi juga menguatkan jiwa dan harapan masyarakat.
