FK UPNVJ dan BPJS Kesehatan Perkuat Kolaborasi, Uji Coba Prolanis Komunitas Dimulai dari Kampus

Navaswara.com – Perguruan tinggi tidak lagi hanya menjadi tempat mencetak tenaga kesehatan, tetapi juga mulai mengambil peran sebagai ruang tumbuh budaya hidup sehat. Semangat itulah yang melandasi kerja sama antara Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FK UPNVJ) dengan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IV melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelaksanaan uji coba Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Komunitas.

Kesepakatan yang ditandatangani di Jakarta pada Kamis (9/7/2026) tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendekatan promotif dan preventif di lingkungan kampus. FK UPNVJ dipercaya menjadi lokasi percontohan implementasi Prolanis Komunitas yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa sebagai bagian dari ekosistem kesehatan yang saling mendukung.

Di tengah meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi, pendekatan berbasis komunitas dinilai menjadi salah satu strategi yang efektif untuk membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh layanan pemantauan kesehatan, tetapi juga edukasi, aktivitas fisik bersama, pendampingan, hingga evaluasi kesehatan secara berkala.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IV, dr. Yessi Kumalasari, MPH., AAAK., bersama Dekan FK UPNVJ, Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., M.H., CIPA. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari inovasi BPJS Kesehatan dalam mengembangkan model layanan kesehatan berbasis komunitas yang lebih dekat dengan masyarakat.

Bagi FK UPNVJ, kerja sama ini menghadirkan nilai lebih karena tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan bagi sivitas akademika, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran nyata bagi mahasiswa kedokteran. Berbagai kegiatan dalam Prolanis Komunitas akan terintegrasi dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa dan dosen akan memiliki kesempatan terlibat langsung dalam edukasi kesehatan, skrining faktor risiko penyakit kronis, pendampingan peserta, hingga penelitian yang dapat menghasilkan berbagai inovasi di bidang kesehatan masyarakat. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga menyentuh persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat secara langsung.

Dalam implementasinya, BPJS Kesehatan akan menyiapkan mekanisme pendataan peserta, menentukan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) pendamping, melakukan sosialisasi, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala. Sementara itu, FK UPNVJ akan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan mulai dari penyediaan data calon peserta, ruang pelaksanaan program, hingga koordinasi keterlibatan sivitas akademika sesuai kompetensinya.

Tidak kalah penting, kedua institusi juga menempatkan aspek etik, keselamatan peserta, dan perlindungan data pribadi sebagai prioritas utama. Seluruh proses pengumpulan data, skrining kesehatan, hingga evaluasi program akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., menilai kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan nasional melalui pendidikan tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab bukan hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, sinergi antara dunia akademik dan penyelenggara jaminan kesehatan menjadi langkah penting untuk membangun model pelayanan kesehatan yang lebih edukatif, preventif, dan berkelanjutan.

Kerja sama yang berlaku hingga 31 Desember 2026 ini diharapkan menjadi pijakan awal lahirnya berbagai inovasi pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang dapat direplikasi di lingkungan perguruan tinggi lainnya. Dengan memadukan kekuatan akademik, riset, dan pelayanan kesehatan, FK UPNVJ bersama BPJS Kesehatan ingin menunjukkan bahwa kampus dapat menjadi motor penggerak budaya hidup sehat sekaligus mitra strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *