Navaswara.com — Semangat inovasi dan energi muda kembali digaungkan PT Pertamina (Persero) melalui program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026. Di tengah tantangan transisi energi global yang semakin kompleks, kampus dinilai bukan sekadar ruang akademik, melainkan laboratorium lahirnya gagasan besar dan calon pemimpin masa depan Indonesia.
Melalui tema “Energizing Acceleration for Future Impact”, Pertamina menyiapkan PGTC 2026 sebagai ruang kolaborasi, kompetisi, sekaligus pengembangan talenta muda agar mampu menjawab tantangan sektor energi yang terus berkembang.
Program yang diumumkan pada Selasa (13/5/2026) itu akan hadir lebih masif dibanding tahun sebelumnya dengan menjelajahi lima kota besar di Indonesia melalui rangkaian roadshow kampus.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kemandirian energi nasional di masa depan.
“Pertamina percaya bahwa inovasi besar selalu bermula dari kampus. Melalui Pertamina Goes to Campus 2026, kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bereksplorasi, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata,” ujar Baron.
Menurutnya, PGTC tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun ekosistem pengembangan talenta yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
“Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia menuju kemandirian energi,” tambahnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PGTC menghadirkan dua kategori utama. Untuk tingkat nasional, mahasiswa akan berkompetisi dalam Energynovation Ideas Competition (EIC) dan Energy Debate Championship (EDC) yang menitikberatkan pada riset, solusi inovatif, serta pemikiran kritis mengenai energi hijau dan keberlanjutan.
Sementara di tingkat regional, Pertamina menghadirkan Energy AdSport Challenge (EAC) yang menggabungkan kreativitas, olahraga, dan aktivasi media sosial melalui kompetisi periklanan kreatif, olahraga, hingga kampanye digital.
Tak hanya itu, pemenang terbaik kategori EIC dan EDC juga akan memperoleh kesempatan mengikuti program luar negeri dengan pembiayaan penuh dari Pertamina. Program tersebut melanjutkan tradisi tahun sebelumnya ketika para juara diberangkatkan mengikuti short course di Tsinghua University, China.
Rangkaian PGTC 2026 akan dimulai melalui seremoni kick-off di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada pekan ketiga Mei 2026. Agenda tersebut akan menghadirkan Energizing Talk, pameran teknologi, hingga dimulainya babak penyisihan kompetisi.
Pendaftaran untuk kategori Energy AdSport Challenge wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek telah dibuka melalui situs resmi PGTC 2026. Informasi terbaru juga dapat diakses melalui akun Instagram resmi PGTC Indonesia.
Melalui PGTC, Pertamina tidak hanya memperkuat literasi energi di kalangan mahasiswa, tetapi juga mendorong lahirnya inovator muda yang mampu menciptakan solusi berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
Di tengah percepatan transformasi energi global, kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan dinilai menjadi kunci penting untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing internasional.

