PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang Dorong Ekspansi Industri dan Serap 2.500 Tenaga Kerja

Navaswara.com — Deru mesin industri perlahan menemukan ritmenya, seiring aliran listrik yang kian kuat menghidupkan lini produksi. Di tengah geliat kawasan industri, kehadiran energi bukan sekadar pasokan, melainkan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan harapan baru bagi ribuan tenaga kerja.

PT PLN (Persero) menyuplai listrik tegangan tinggi berkapasitas 250 Megavolt Ampere (MVA) kepada Indah Kiat Pulp & Paper Karawang Mill pada 14 April 2026. Penyambungan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung ekspansi industri pulp dan kertas nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Pasokan listrik tersebut ditopang infrastruktur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Telukjambe–IKK sepanjang 8,481 kilometer sirkuit yang telah dioperasikan sebelumnya oleh PLN. Dengan tambahan daya ini, IKPP Karawang diproyeksikan meningkatkan kapasitas produksi, khususnya untuk produk industrial brown dan industrial white.

Selain mendorong produktivitas industri, penguatan pasokan listrik ini juga membuka potensi penyerapan tenaga kerja hingga 2.500 orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa penyambungan listrik ini mencerminkan kesiapan PLN dalam mendukung sektor industri nasional.

“Dengan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan tepat waktu, kami optimistis industri dapat beroperasi lebih efisien dan kompetitif. Ini juga menjadi bukti bahwa PLN siap menjadi mitra strategis dunia usaha,” ujarnya.

Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu, menambahkan bahwa meningkatnya kebutuhan listrik industri menjadi peluang sekaligus tanggung jawab bagi PLN untuk terus memperkuat infrastruktur.

“Kebutuhan listrik industri yang terus meningkat merupakan peluang sekaligus tanggung jawab bagi PLN. Kami akan memastikan investasi di Indonesia dapat tumbuh optimal melalui penguatan layanan,” katanya.

Dari sisi operasional wilayah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk melayani kebutuhan daya besar di kawasan industri.

Sementara itu, Mill Head IKPP Karawang, Hendri Gunawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi industri dan energi nasional.

“Ini bukan sekadar seremoni operasional, tetapi langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan dan meningkatkan daya saing industri nasional,” ujarnya.

Dari perspektif ekonomi, langkah ini menegaskan peran sektor energi sebagai enabler utama pertumbuhan industri. Ketersediaan listrik yang andal tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga menarik investasi, memperluas rantai pasok, serta menggerakkan ekonomi daerah.

Ke depan, PLN berkomitmen terus menghadirkan layanan kelistrikan yang cepat, andal, dan adaptif terhadap kebutuhan industri, sejalan dengan upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional berbasis sektor riil dan manufaktur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *