BPS, YIPB, dan Grab-OVO Luncurkan MBG Swasta untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Serang

Navaswara.com – Tiga pihak swasta, yakni Baja Perkasa Sentosa (BPS) dari Artha Graha Peduli Group, Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), dan Grab-OVO, resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Swasta di tiga Sekolah Khusus Kabupaten Serang, Rabu (12/2). Ketiga sekolah yang menjadi sasaran adalah SKh Bina Citra Anak, SKh Permata Jannah, dan SKh Global Insani Madani.

Program berbasis CSR ini merupakan bentuk kontribusi sektor swasta terhadap program strategis pemerintah di bidang gizi anak, dengan fokus khusus pada anak-anak berkebutuhan khusus yang selama ini kerap luput dari perhatian.

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengapresiasi inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya aspek keamanan pangan dalam pelaksanaannya. “Gizi merupakan hak inklusif bagi semua kalangan. Kami berharap implementasi MBG swasta ini dapat berjalan lancar dan tetap diperhatikan keamanan pangannya,” ujarnya.

Direktur Utama BPS, Ivan Wijaya, menyebut program ini juga melibatkan UMKM lokal sebagai mitra penyedia makanan. “Harapannya, manfaat program ini dapat dirasakan secara menyeluruh, baik oleh penerima manfaat maupun Mitra UMKM di Kabupaten Serang,” kata Ivan.

Dari sisi teknologi, CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menjelaskan bahwa ekosistem Grab-OVO digunakan secara end-to-end, mulai dari pemesanan, distribusi oleh mitra pengemudi, hingga pemantauan keamanan pangan secara real-time melalui Command Center berbasis kecerdasan buatan. Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang juga dilakukan untuk memastikan mitra UMKM memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari unsur penegak hukum. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Serang, IG. Punia Atmaja NR, menyambut positif keterlibatan sektor swasta dalam program prioritas nasional tersebut dan mendorong agar kolaborasi ini tidak berhenti di tiga sekolah saja.

“Semoga kolaborasi MBG ini bisa diperluas ke sekolah-sekolah yang lain,” ujar Punia, seraya menegaskan bahwa pelibatan swasta dalam program sosial pemerintah adalah langkah yang perlu terus didorong.

Ke depan, ketiga pihak berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi, serta memperluas jangkauan program ke sekolah-sekolah khusus lainnya di Kabupaten Serang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *