Navaswara.com — Upaya membangun generasi Indonesia yang unggul kini memasuki babak baru. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama UNICEF Indonesia meluncurkan inisiatif Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi CERIA Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (SISMONEV CERIA PAUD HI), sebuah sistem pintar berbasis data untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia sejak dini.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum yang biasa akrab di sapa Lisa, mengatakan sistem ini menjadi langkah penting menuju tata kelola PAUD yang lebih terukur dan efisien.
“Pembangunan manusia tidak bisa dimulai saat dewasa. Ia harus dimulai sejak masa kehamilan, karena 90 persen perkembangan otak terjadi pada lima tahun pertama kehidupan,” ujarnya dalam acara Pra-Peluncuran SISMONEV CERIA PAUD HI di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Dengan lebih dari 29 juta anak usia dini di Indonesia, Lisa menegaskan pentingnya memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan, gizi, dan pengasuhan yang berkualitas. SISMONEV CERIA sendiri terdiri atas dua komponen utama yakni sistem pemantauan terpadu untuk layanan PAUD HI serta modul analitik cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu memberikan rekomendasi kebijakan secara cepat dan akurat.
“Data bukan sekadar angka. Data adalah arah dan keputusan. Dengan data yang tepat, kita bisa menghadirkan kebijakan yang berdampak bagi anak-anak Indonesia,” tegas Lisa.
Kolaborasi dengan UNICEF Indonesia mendapat apresiasi tinggi karena memperkuat integrasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra internasional. Sistem ini diharapkan menjadi simbol sinergi nyata menuju Indonesia Emas 2045, di mana setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih.
“Kami ingin menjadikan SISMONEV CERIA bukan hanya platform digital, tapi gerakan bersama untuk anak Indonesia yang ceria dan bangsa yang tangguh,” tutup Lisa.

