Pemprov DKI dan PAM Jaya Bagi 2.000 Paket Sembako, Dorong Akses Air Bersih di Tanah Merah

Navaswara.com — Sorak gembira dan wajah sumringah tampak di Lapangan Futsal Tanah Merah, Jakarta Utara, Sabtu (4/10). Ratusan warga berdesakan antre untuk membawa pulang paket sembako gratis yang dibagikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PAM Jaya. Suasana penuh harapan itu bukan sekadar soal bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga kabar baik tentang perluasan akses air bersih yang segera hadir di permukiman mereka.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerahkan langsung 2.000 paket sembako dalam kegiatan Bazaar Hemat Tebus Murah Sembako. Kehadiran ini sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi program layanan air minum perpipaan yang ditargetkan menjangkau seluruh warga Jakarta pada 2029.

“Pemprov DKI terus mendukung upaya PAM Jaya dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Harapannya, inisiatif ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat,” ujar Rano Karno di hadapan warga.

Rano menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, melainkan juga hadir lewat kepedulian nyata yang langsung dirasakan warga. “Komitmen kami adalah menghadirkan layanan terbaik, mulai dari air bersih hingga kebutuhan pokok rumah tangga,” imbuhnya.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menambahkan pihaknya tengah mempercepat penambahan jaringan air bersih di Tanah Merah. Saat ini, PAM Jaya telah merealisasikan 130 ribu sambungan rumah dengan cakupan layanan mencapai 75 persen.

“Untuk wilayah Tanah Merah, kami menambah 1.000 sambungan baru sekaligus meningkatkan tekanan air hingga dua bar. Pada Januari 2026, layanan diharapkan semakin stabil dengan tambahan booster,” jelas Arief.

Upaya itu, lanjutnya, bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, melainkan juga pemberdayaan sosial-ekonomi warga. Dengan air bersih yang lebih terjangkau, masyarakat dapat menghemat pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kualitas hidup.

Program pembagian sembako ini menandai langkah ganda Pemprov DKI dan PAM Jaya: meringankan beban warga sekaligus membuka jalan menuju pemerataan akses air bersih. Dengan target ambisius 100 persen cakupan perpipaan pada 2029, inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen menghadirkan layanan dasar yang lebih adil dan merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *