Silaturahmi Akbar Kaum Betawi Jadi Momentum Penguatan Identitas Budaya Jakarta

Navaswara – Komitmen menjaga akar budaya kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Pemprov DKI Jakarta. Hal itu disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menghadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum Mohammad Hoesni (M.H.) Thamrin, Minggu (15/2).

Pramono menegaskan, Jakarta boleh tumbuh sebagai kota global, namun identitas budaya Betawi harus tetap menjadi fondasi karakter masyarakatnya. Ia menilai, pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak boleh hanya berfokus pada simbol besar. Situs budaya kecil, tradisi lokal, hingga nilai sosial masyarakat Betawi harus ikut dirawat agar tetap hidup di tengah modernisasi kota.

Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen menjaga keberlangsungan sanggar seni budaya Betawi. Sanggar dinilai menjadi ruang penting untuk regenerasi budaya sekaligus menanamkan kebanggaan identitas kepada generasi muda.

Selain itu, Pramono mendorong penguatan pendidikan muatan lokal kebetawian di tingkat sekolah dasar. Ia menilai, pengenalan budaya sejak dini menjadi kunci agar generasi muda memahami nilai sejarah dan jati diri daerahnya.

Pelestarian budaya juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kreatif. Pemerintah mendorong pelaku UMKM berbasis budaya Betawi meningkatkan kualitas pengemasan, pemasaran, dan daya saing produk agar mampu menembus pasar lebih luas.

Dalam kesempatan itu, Pramono mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan Mohammad Hoesni Thamrin sebagai tokoh Betawi yang memperjuangkan keadilan dan martabat bangsa.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo, mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga kelestarian budaya Betawi melalui kegiatan silaturahmi tersebut.

Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, pelestarian budaya diharapkan tetap menjadi kekuatan Jakarta dalam menatap masa depan sebagai kota global yang berakar kuat pada nilai tradisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *