Gugur di Lebanon, 3 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dan Medali PBB

Navaswara.com – Pemerintah menjadwalkan upacara penghormatan resmi bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi personel militer Indonesia di wilayah konflik internasional.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengonfirmasi bahwa ketiga prajurit tersebut dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta (KPLB OMSPA). Selain itu, mereka menerima Medal Dag Hammarskjold, sebuah penghargaan prestisius dari PBB bagi personel yang gugur dalam operasi penjaga perdamaian.

Kolonel Dimar menjelaskan bahwa mekanisme penghormatan akan dilaksanakan segera setelah jenazah tiba di tanah air. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan untuk prosesi tersebut agar berjalan khidmat.

“Mungkin akan dilakukan di Mabes TNI atau Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) atau di Kemhan. Lalu dibawa ke sini di Kulon Progo,” ujar Dimar.

Duka mendalam menyelimuti korps militer atas kehilangan ini. Dimar mengenang Praka Fahrizal sebagai sosok luar biasa yang menjadi teladan bagi rekan sejawat maupun atasan. Praka Fahrizal gugur akibat serangan artileri militer Israel saat sedang menunaikan ibadah salat pada Senin, 30 Maret 2026. Dua prajurit lainnya menyusul gugur ketika menjalankan tugas pengawalan operasional di lapangan.

Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, Jenderal Agus Subiyanto memastikan penyaluran santunan serta pemenuhan hak-hak penuh bagi keluarga yang ditinggalkan. Pemerintah kini fokus sepenuhnya pada proses repatriasi jenazah agar seluruh prajurit dapat segera dipulangkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara layak sesuai protokol kenegaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *