Asap Duka di Cempaka Baru, 22 Nyawa Melayang dalam Kebakaran Gedung

Navaswara.com — Asap hitam masih membekas di udara Cempaka Baru ketika petugas berlalu-lalang mengevakuasi sisa-sisa bangunan pascakebakaran. Warga menyaksikan dalam diam, sementara suasana duka menyelimuti kawasan industri yang pagi itu berubah menjadi lokasi tragedi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turun langsung memastikan negara hadir bagi para korban.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam atas kebakaran di PT Terra Drone Indonesia, Jalan Letjen Soeprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12). Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 22 orang meninggal dunia dan 19 orang berhasil diselamatkan, sebagian besar dari lantai tujuh gedung.

“Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh berduka. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Pramono saat meninjau lokasi kebakaran.

Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab penuh atas pemakaman seluruh korban meninggal dunia. Ia menyebut telah menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menyiapkan seluruh keperluan pemakaman secara layak dan manusiawi, meski prosesnya tidak dapat dilakukan di satu lokasi mengingat jumlah korban.

Selain itu, seluruh korban luka dipastikan mendapatkan perawatan medis tanpa biaya di fasilitas kesehatan rujukan. Pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan bagi keluarga korban, termasuk bantuan psikososial.

Gubernur Pramono menegaskan pentingnya keselamatan kerja, khususnya di kawasan industri. Ia mengingatkan pelaku usaha agar menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional. “Keselamatan tidak boleh dikompromikan,” tegasnya.

Sementara itu, hingga Selasa malam, proses evakuasi dan identifikasi korban terus dilakukan oleh tim gabungan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, kepolisian, serta tenaga medis. Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat tetap tenang dan memberi ruang bagi petugas yang masih bekerja di lapangan. Penyelidikan penyebab kebakaran saat ini ditangani pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *