Navaswara.com – Merawat diri, menikmati pengalaman belanja yang menyenangkan, dan menciptakan rumah nyaman kini menjadi bagian penting dari keseharian banyak orang Indonesia. PT DFI Retail Nusantara Tbk, yang menaungi Guardian dan IKEA Indonesia, menegaskan perannya melalui Paparan Publik Tahunan kuartal ketiga 2025 dengan memaparkan pencapaian operasional, inovasi, dan langkah strategis yang membuat pengalaman pelanggan semakin relevan dan personal.
Hadrianus Wahyu Trikusumo, President Director PT DFI Retail Nusantara Tbk, menjelaskan, “Kinerja kami yang solid adalah hasil fokus pada pelanggan dan eksekusi disiplin. Guardian terus menghadirkan inovasi yang membangun kepercayaan, sementara IKEA Indonesia memperluas akses ke produk rumah tangga yang inspiratif. Kami yakin pertumbuhan ini akan berlanjut secara berkelanjutan.”
Guardian mencatat sejarah sebagai peritel kesehatan dan kecantikan pertama di Indonesia yang meraih Sertifikasi HALAL dari LPPOM MUI. Anna Hull, Managing Director Guardian Indonesia, menegaskan, “Hal ini bukan sekadar regulasi. Sertifikasi ini menunjukkan komitmen kami menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan bisa diandalkan pelanggan sehari-hari.”
Di saat yang sama, Guardian meluncurkan konsep toko baru di Grand Indonesia dan Plaza Indonesia, menghadirkan pengalaman belanja hybrid digital-fisik dengan layar interaktif, rekomendasi produk personal, area kecantikan premium, dan tata ruang yang lebih nyaman. Konsep ini membuat pelanggan dapat menjelajahi produk kesehatan dan kecantikan dengan cara yang lebih personal dan menyenangkan.
Sementara itu, IKEA Indonesia mencatat terobosan besar melalui peluncuran toko resminya di Shopee, menjadikan Indonesia salah satu dari dua negara IKEA di dunia yang beroperasi di marketplace. Charlie Landale, Managing Director IKEA Indonesia, menyebut, “Respons pelanggan melebihi ekspektasi. Langkah ini akan menjadi pilar pertumbuhan utama untuk 2026.”
IKEA juga memperkuat posisinya di rantai pasok global dengan mengekspor produk ke lebih dari 60 negara, dua kali lipat dari volume impor, sekaligus mendukung lebih dari 1.000 UMKM lewat inisiatif Teras Indonesia yang menawarkan ruang toko gratis serta pelatihan pengembangan kapasitas. Dengan cara ini, IKEA tidak hanya mempermudah akses ke produk rumah tangga, tapi juga memberdayakan komunitas lokal.
Selain memperluas akses dan inovasi, DFI Nusantara menegaskan komitmen keberlanjutan melalui tiga pilar strategis. Pertama, People, memberdayakan masyarakat dan komunitas lewat layanan kesehatan Guardian dan program IKEA Social Entrepreneurship Accelerator, serta berinvestasi pada keselamatan dan pengembangan karyawan. Kedua, Product, memastikan produk aman, berkualitas, dan berkelanjutan dengan pengurangan dampak kemasan. Ketiga, Planet, menurunkan jejak karbon melalui penghematan energi serta program daur ulang di toko dan distribution center. Hadrianus menekankan, “Keberlanjutan bukan sekadar jargon, tapi bagian dari cara kami berbisnis sehari-hari, demi pelanggan, komunitas, dan lingkungan.”
Manajemen menegaskan fokus pada dua brand utama tanpa rencana akuisisi baru. “Fokus kami saat ini untuk memantapkan posisi market share dan profitabilitas dari dua brand yang kami miliki,” ujar Hadrianus. Ekspansi, terutama untuk Guardian yang masih prospektif, akan dibiayai dari profit internal dan pertumbuhan organik, tanpa menerbitkan saham atau obligasi baru. Dengan fokus strategi yang tajam dan eksekusi disiplin, DFI Nusantara optimis momentum pertumbuhan akan berlanjut hingga akhir tahun dan siap mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka menengah dan panjang.
Guardian dan IKEA hadir di keseharian banyak orang, membantu merawat diri, menciptakan rumah nyaman, dan memberdayakan komunitas lokal, sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang relevan dan menyenangkan, membuktikan bahwa ritel dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari yang lebih bermakna.
