Navaswara.com – Penggunaan kecerdasan artifisial atau AI mulai menjadi bagian dari proses kerja profesional di Indonesia, termasuk saat menyiapkan presentasi. Riset terbaru Canva bertajuk “The Presentation Paradox” memperlihatkan bahwa AI digunakan sejak tahap mencari ide hingga persiapan menyampaikan materi di hadapan audiens.
Studi global tersebut melibatkan 4.000 profesional dari delapan negara, termasuk 640 responden di Indonesia. Hasilnya, 98 persen profesional Indonesia yang disurvei mengaku menggunakan AI untuk kebutuhan presentasi, sedangkan 71 persen mengatakan teknologi tersebut membantu menghemat waktu dalam proses pembuatannya.
AI digunakan pada berbagai tahap. Sebanyak 78 persen responden memakainya untuk mengembangkan ide atau brainstorming, 68 persen untuk membantu desain dan tata letak, serta 60 persen untuk menyusun draf maupun materi slide. Penggunaan AI kemudian berlanjut pada tahap persiapan sebelum presentasi.
Sebanyak 58 persen profesional menggunakan AI untuk menulis atau menyempurnakan catatan pembicara, sementara 50 persen memanfaatkannya untuk mendapatkan masukan terhadap draf. Ada pula 37 persen responden yang menggunakan AI untuk berlatih atau melakukan simulasi sebelum tampil.
Meski penggunaan AI semakin luas, kemampuan manusia masih dipandang penting dalam penyampaian materi. Sebanyak 91 persen profesional Indonesia percaya bahwa presentasi yang baik tetap bergantung pada kemampuan menyampaikan materi dan kepercayaan diri presenter.
Pandangan tersebut juga terlihat dari 81 persen responden yang percaya AI dapat membantu menyusun dek presentasi, tetapi tidak mengambil alih tugas untuk membawakan narasi di hadapan audiens. Sebanyak 65 persen bahkan menilai keterampilan presentasi secara langsung menjadi keunggulan kompetitif di era AI.
Kepercayaan diri perlu dilatih
Riset Canva juga memperlihatkan perhatian profesional Indonesia terhadap kepercayaan diri saat melakukan presentasi. Sebanyak 73 persen responden mengatakan mereka perlu secara aktif mengembangkan rasa percaya diri sebagai presenter. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan temuan global sebesar 50 persen.
Pengalaman melakukan presentasi turut berkaitan dengan perubahan cara seseorang tampil. Sebanyak 53 persen responden mengaku merasa lebih percaya diri setelah melakukan presentasi, 50 persen merasa tampil lebih tegas atau berwibawa, dan 44 persen mengatakan mereka mengubah gaya maupun tempo bicara.
Dampaknya juga dirasakan dalam perjalanan profesional. Sebanyak 87 persen responden Indonesia mengatakan kepercayaan diri saat presentasi telah berkontribusi secara langsung terhadap perkembangan karier mereka dalam satu tahun terakhir.
“Temuan The Presentation Paradox menunjukkan bahwa para profesional di Indonesia tidak perlu memilih antara AI dan keterampilan manusia. Mereka justru menemukan cara baru untuk memanfaatkan AI agar dapat bekerja lebih efisien, sambil terus mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi untuk menyampaikan ide serta membangun koneksi dengan audiens,” ujar Stefani Herlie, Country Manager Indonesia, Canva.
AI mulai digunakan sebagai pelatih presentasi
Peran AI dalam presentasi juga mulai bergeser dari alat bantu pembuatan slide menjadi pendamping untuk mengembangkan kemampuan presenter. Sebanyak 59 persen profesional Indonesia telah menggunakan AI sebagai pelatih presentasi atau memanfaatkannya sesekali untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan materi.
Dari angka tersebut, 18 persen responden menggunakan AI sebagai presentation coach, sedangkan 41 persen lainnya memakainya sesekali untuk memperoleh bimbingan, masukan, maupun berlatih. Sebanyak 84 persen bahkan terbuka terhadap bimbingan AI secara real time saat melakukan presentasi.
Penggunaan AI ketika presentasi berlangsung sudah dilakukan oleh sebagian responden. Sebanyak 16 persen profesional Indonesia mengaku pernah menggunakan AI secara real time saat menyampaikan materi. Sementara itu, 35 persen pernah merekam diri ketika presentasi lalu menggunakan AI untuk mengevaluasi cara mereka menyampaikan materi.
Temuan tersebut memperlihatkan perubahan fungsi AI dalam proses presentasi. Teknologi ini tidak lagi berhenti pada tahap membantu membuat materi, tetapi mulai digunakan untuk persiapan, latihan, evaluasi, hingga mendampingi presenter saat menyampaikan gagasan.
Canva sendiri menyediakan sejumlah fitur berbasis AI yang mendukung proses tersebut, mulai dari pengembangan konsep dan pembuatan slide hingga catatan pembicara, informasi durasi presentasi, dan kendali jarak jauh saat materi disampaikan.
