Navaswara.com – Ketua Dewan Pembina Persatuan Perempuan Provinsi Bengkulu (P3B) Maya Miranda Ambarsari mengajak perempuan Bengkulu untuk memperkuat persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia berharap P3B menjadi wadah bagi perempuan untuk saling mendukung, mengembangkan potensi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Maya dalam acara Pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Perempuan Provinsi Bengkulu (PP P3B) periode 2026–2031 yang digelar di Murphys Ballroom, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026).
Dalam sambutannya, Maya mengaku bangga melihat perempuan Bengkulu dari berbagai latar belakang berkumpul dalam satu organisasi. Menurutnya, keberadaan P3B menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antarsesama perempuan sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi daerah asal.
Maya juga mengapresiasi perjalanan P3B yang telah berdiri sejak 1968. Ia menilai, organisasi tersebut memiliki fondasi yang kuat berkat perjuangan para perempuan yang telah merintisnya sejak puluhan tahun lalu.
“Bagaimana mungkin kita tidak punya rasa terhadap ibu-ibu kita? Ibu-ibu kita sudah mendirikan organisasi sejak 1968,” ujar Maya.
Ia menyerukan anggota P3B untuk meneruskan semangat para pendahulu dengan menjaga kebersamaan dan mengembangkan organisasi agar semakin bermanfaat.
Ajak Perempuan Bangga dengan Bengkulu
Maya menegaskan pentingnya membangun kebanggaan terhadap identitas sebagai orang Bengkulu. Menurutnya, perempuan yang tinggal di luar daerah tetap dapat berkontribusi bagi kampung halaman melalui kemampuan, pengalaman, dan jaringan yang dimiliki.
Ia berharap anggota P3B dapat mengajak lebih banyak perempuan Bengkulu untuk bergabung dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan positif.
Maya menilai, pembangunan daerah tidak harus dilakukan dengan cara yang sama oleh setiap orang. Setiap perempuan dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitas dan bidang keahliannya masing-masing.
“Kita harus bangga menjadi orang Bengkulu. Kita sama-sama membangun Bengkulu dengan cara masing-masing, dengan kemampuan masing-masing,” katanya.
Ia juga mengapresiasi perempuan yang memiliki kepedulian untuk membantu sesama dan mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, semangat saling membantu tersebut perlu terus dipelihara agar P3B menjadi organisasi yang solid.

Dukung Kepemimpinan dan Kolaborasi di P3B
Maya turut menyampaikan dukungan kepada Diah Nurhadini sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat P3B periode 2026–2031.
Maya menilai Diah memiliki kemampuan kepemimpinan yang dapat mendorong anggota untuk berkembang dan bekerja sama. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menyatukan berbagai potensi perempuan Bengkulu.
Menurut Maya, organisasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui struktur kepengurusan, tetapi juga melalui sikap saling menghormati, menyayangi, dan membantu satu sama lain.
Ia mengingatkan agar perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang dalam membangun hubungan dan menjalankan program organisasi.
Maya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota P3B yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pertemuan itu menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung kemajuan Bengkulu.
Melalui kepengurusan baru P3B, Maya berharap semakin banyak perempuan Bengkulu yang berani mengembangkan potensi, memperluas jejaring, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Baginya, kebanggaan terhadap daerah asal perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan persatuan dan kerja sama, perempuan Bengkulu diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong pembangunan daerah.

