Navaswara.com — Ada banyak benda sehari-hari yang mungkin terasa biasa saja bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari teko blirik di rumah nenek, rantang susun untuk membawa bekal, hingga kaleng kerupuk yang hampir selalu ditemukan di meja makan. Namun, bagaimana jika benda-benda familiar tersebut hadir dalam bentuk aksesori mungil yang bisa menghiasi sepatu?
Lewat Indonesia Exclusive Jibbitz™ Charms Collection, Crocs mengangkat berbagai ikon keseharian masyarakat Indonesia menjadi koleksi charm dengan desain unik dan mengundang nostalgia. Koleksi terbarunya menghadirkan inspirasi dari obat nyamuk bakar, teko blirik, rantang susun, tumpeng, es teh cekek, hingga kaleng kerupuk.
Masing-masing desain membawa cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Rantang susun, misalnya, mengingatkan pada kebiasaan membawa dan berbagi makanan. Es teh cekek membawa ingatan pada jajanan di kantin sekolah, sementara tumpeng lekat dengan tradisi syukuran dan berbagai perayaan keluarga. Benda-benda yang akrab ditemui sehari-hari tersebut kini punya wujud baru sebagai aksesori personal.
Koleksi ini menjadi bagian dari cara Crocs mengajak penggemarnya berekspresi melalui personalisasi. Dengan Jibbitz™, sepatu, sandal, maupun tas Crocs bisa dihias sesuai selera, mulai dari karakter film dan animasi, hobi, klub olahraga, hingga makanan dan minuman favorit.
Peluncuran koleksi terbaru ini turut memeriahkan pembaruan concept store Crocs di Grand Indonesia. Store yang telah beroperasi sejak 2021 tersebut kini hadir dengan suasana lebih playful, interaktif, dan estetik. Mengusung semangat kampanye global “Come As You Are”, ruang belanja ini dirancang menyerupai playground bagi para penggemar Crocs.

Martina Harianda Mutis, Senior General Manager Brand Marketing, Media & Consumer Engagement MAP Active, mengatakan bahwa pembaruan pengalaman retail ini berangkat dari perubahan preferensi konsumen, terutama generasi muda yang semakin mencari merek yang selaras dengan nilai dan karakter personal mereka.
“Kami ingin terus tumbuh bersama para fans Crocs. Kami melihat masyarakat Indonesia, khususnya Gen Z, semakin mencari brand yang sejalan dengan personal values atau vibes mereka,” ujarnya.
Kehadiran area ini dirancang untuk mendukung semangat express yourself dan personalization, di mana setiap pelanggan dapat merancang gaya alas kaki yang mencerminkan karakter masing-masing.

Menghadirkan predikat sebagai toko Crocs terbesar di Indonesia, gerai di Grand Indonesia menawarkan inventori produk yang sangat komprehensif. Pengunjung dapat menemukan ragam koleksi unggulan seperti Classic Clog yang ikonik, Classic Buckle beraksen metal, seri Echo yang sporty, serta model Ballet berpotongan ramping. Koleksi ini turut diperkaya dengan pilihan alas kaki berhak (height), model unisex, hingga lini produk terbaru. Selain itu, tersedia pula sandal Saturday yang ringan dengan detail buckle enamel, koleksi tas fungsional (tote, backpack, belt bag), serta rangkaian edisi spesial dan terbatas.
Pilihan lainnya hadir melalui koleksi sandal, termasuk Saturday yang memiliki desain tanpa backstrap, detail buckle enamel, dan sol ringan. Pengunjung juga dapat menemukan koleksi tas seperti classic tote, backpack, dan belt bag, serta sejumlah koleksi spesial dan edisi terbatas.
Untuk memeriahkan peluncuran koleksi dan pembaruan store, Crocs mengadakan sejumlah aktivitas interaktif pada 28 Oktober hingga 1 November 2026. Pengunjung bisa mencoba peruntungan melalui undian Gachapon dengan minimal transaksi Rp1.000.000. Hadiahnya berupa beragam aksesori Crocs, mulai dari Jibbitz™, wristlet, pouch bag, hingga tas.
Benda-benda yang lekat dengan keseharian masyarakat Indonesia mendapat tempat baru dalam dunia fashion. Teko blirik dan rantang susun pun kini bisa ikut bercerita melalui gaya personal yang dikenakan di kaki.

