Navaswara.com – Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan perawatan diri terus berkembang. Jika sebelumnya perawatan estetika identik dengan memperbaiki penampilan, kini semakin banyak orang yang memandang kesehatan dan kecantikan sebagai bagian yang saling berkaitan dengan kenyamanan, kepercayaan diri, hingga kualitas hidup.
Melihat perubahan tersebut, klinik estetika dan wellness Bamed mengembangkan layanan yang menggabungkan berbagai aspek kesehatan dalam satu pendekatan. Layanan yang ditawarkan mencakup kesehatan perempuan, pengelolaan berat badan, peremajaan kulit, hingga kesehatan area intim yang ditangani oleh dokter spesialis dengan dukungan teknologi medis terkini.
Chief Executive Officer Bamed, dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG, Subsp.FER, M.Sc, mengatakan masyarakat kini memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai kesehatan. Menurutnya, kesehatan kulit, bentuk tubuh, dan kesehatan area intim turut memengaruhi rasa nyaman serta kepercayaan diri seseorang.
“Di era sekarang, tubuh bukan lagi sekadar penampilan, tetapi aset yang berkontribusi pada kepercayaan diri dan kualitas hidup. Karena itu, tubuh perlu dikelola dengan pendekatan yang menyeluruh, terukur, dan ditangani oleh ahlinya,” ujar dr. Yassin.
Hal senada disampaikan Chief Business Marketing & Customer Management Officer Bamed, dr. Ratu Abigail Audity, B.Med.Sc., M.Si. Ia menjelaskan bahwa tren perawatan diri saat ini tidak lagi hanya berpusat pada wajah, melainkan berkembang ke perawatan tubuh secara menyeluruh.

Menurut dr. Audity, meningkatnya perhatian terhadap body confidence membuat masyarakat mencari solusi yang tidak hanya memberikan hasil estetika, tetapi juga mendukung kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, edukasi menjadi bagian penting dalam layanan yang diberikan, terutama untuk topik yang masih dianggap sensitif seperti kesehatan area intim maupun pengelolaan berat badan.
Sementara itu, Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed, dr. Adhimukti T. Sampurna, Sp.D.V.E., Subsp. O.B.K., FINSDV, FAADV, menilai pasien saat ini cenderung memilih prosedur yang praktis, aman, dan tidak memerlukan waktu pemulihan yang panjang. Salah satu teknologi yang digunakan adalah Emsculpt Neo, perangkat noninvasif yang membantu pembentukan otot sekaligus mengurangi lemak tubuh.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat pendukung. Setiap tindakan tetap harus melalui evaluasi medis yang tepat dan berbasis bukti ilmiah agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Dalam bidang kesehatan perempuan, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., FAUCICOG., MM., MARS, mengatakan bahwa kesehatan area intim mulai dipahami sebagai bagian dari kesehatan perempuan secara menyeluruh.
Ia menjelaskan sejumlah keluhan yang cukup sering ditemukan antara lain vagina kering, penurunan elastisitas area kewanitaan, inkontinensia urine ringan, hingga gangguan fungsi seksual. Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, rasa percaya diri, bahkan hubungan personal. Karena itu, penanganan dilakukan melalui pendekatan medis yang personal dan menyeluruh.
Dari sisi pengelolaan berat badan, dokter spesialis gizi klinik dr. Maryam, Sp.GK, menekankan bahwa obesitas merupakan kondisi kesehatan yang kompleks. Menurutnya, keberhasilan program penurunan berat badan tidak hanya ditentukan oleh pola makan dan aktivitas fisik, tetapi juga dipengaruhi metabolisme, hormon, tingkat stres, kualitas tidur, hingga komposisi tubuh seseorang.
“Tujuannya bukan hanya menurunkan angka di timbangan, tetapi bagaimana seseorang memiliki komposisi tubuh yang lebih sehat,” kata dr. Maryam.
Adapun dalam bidang dermatologi, dr. Khalishaturrahmi Nasution, Sp.D.V.E., menyebut kebutuhan pasien saat ini telah bergeser dari sekadar memperbaiki tampilan kulit menjadi menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh. Salah satu prosedur yang banyak diminati adalah chemical peeling karena dapat membantu mengatasi tekstur kulit tidak merata, hiperpigmentasi, hingga bekas jerawat.
Menurutnya, setiap tindakan estetika perlu diawali evaluasi menyeluruh agar hasil yang diperoleh tetap alami dan sesuai kebutuhan pasien. “Tujuan kami yaitu mengoptimalkan karakteristik alami setiap individu, membantu meningkatkan kualitas kulit agar terlihat lebih sehat, segar, dan natural sesuai dengan kondisi masing-masing pasien,” ujarnya.
Melalui pendekatan yang menggabungkan aspek medis, teknologi, dan edukasi, Bamed menilai kesehatan dan kecantikan tidak dapat dipisahkan. Perawatan yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki tampilan, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kualitas hidup yang lebih baik dalam jangka panjang.
