Denny Achmad Dipromosikan Jadi Asintel Kejati Jakarta, Ini Rekam Jejak dan Kariernya

Navaswara.com – Dr. Denny Achmad, S.H., M.H., resmi mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Khusus Jakarta. Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 yang ditetapkan pada 29 Juli 2026.

Dalam jabatan barunya, Denny menggantikan Candra Saptaji yang kini dipercaya menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DK Jakarta.

Sebelumnya, Denny menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor. Posisi tersebut kini diisi oleh Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pendapat Hukum pada Direktorat Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Promosi Denny merupakan bagian dari rotasi dan mutasi pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Agung yang ditetapkan melalui Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 879 Tahun 2026 dan Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026. Dalam mutasi kali ini, sebanyak 90 Kepala Kejaksaan Negeri mengalami pergantian.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan rotasi dan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi.

“Pergantian pejabat dilakukan sebagai bagian dari promosi, penyegaran organisasi, sekaligus untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum di seluruh Indonesia,” ujar Anang.

Rekam Jejak Karier

Denny Achmad merupakan alumni Pendidikan Pembentukan Jaksa Tahun 2005. Kariernya dibangun melalui berbagai penugasan di sejumlah daerah sebelum dipercaya menempati posisi strategis di Kejati Jakarta.

Sejumlah jabatan yang pernah diemban antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Cibinong, hingga Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Prabumulih.

Saat memimpin Kejari Kabupaten Bogor, Denny menangani wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 6,4 juta jiwa. Selain menangani perkara pidana, Kejari Bogor juga mengawal sejumlah Program Strategis Nasional di wilayah tersebut.

Raih Gelar Doktor

Di tengah kesibukan sebagai aparat penegak hukum, Denny juga menempuh pendidikan hingga jenjang doktor.

Ia meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Bandung dengan predikat yudisium sangat memuaskan dan IPK 3,72.

Dalam disertasinya, Denny mengangkat konsep Preventive Legal Oversight yang membahas optimalisasi kewenangan Jaksa Pengacara Negara dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi pada pengadaan barang dan jasa di badan usaha milik negara (BUMN).

Di luar aktivitas kedinasan, Denny juga dikenal aktif di bidang olahraga. Ia pernah dipercaya menjadi bagian dari korps Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games.

Tantangan Baru di Bidang Intelijen

Sebagai Asintel Kejati DK Jakarta, Denny akan bertanggung jawab mengoordinasikan fungsi intelijen kejaksaan di wilayah ibu kota. Bidang intelijen memiliki peran dalam mendeteksi potensi gangguan terhadap penegakan hukum, mendukung pengamanan program strategis pemerintah, serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.

Pengalaman di berbagai daerah serta latar belakang akademiknya di bidang pencegahan korupsi menjadi modal bagi Denny dalam mengemban jabatan baru tersebut.