Maudy Ayunda Bicara Soal Empati Saat Menstruasi, Kenalkan Gerakan HADIR dari Laurier

Navaswara.com – Pengalaman menstruasi bagi setiap perempuan bukan hanya sekadar fase fisik bulanan, melainkan momen yang melibatkan dinamika emosional yang sering kali terlupakan oleh lingkungan sekitar. Memahami pentingnya dukungan sosial yang lebih peka, momentum Hari Kartini tahun ini menjadi titik balik untuk memperkuat rasa kepedulian terhadap kenyamanan perempuan. Menyadari kebutuhan tersebut, Laurier sebagai bagian dari Kao Indonesia meluncurkan kampanye bertajuk “Comfort, Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation” pada 21 April 2026.

Kampanye ini hadir untuk mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan relevan bagi perempuan. Dalam peluncuran ini, Laurier juga memperkenalkan Maudy Ayunda sebagai brand ambassador baru. Kehadiran Maudy diharapkan mampu membawa pesan terkait pentingnya empati dan koneksi yang bermakna menjadi lebih kuat serta menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Memberi Dukungan Bukan Hanya Ucapan

Hingga saat ini, ungkapan ketidaknyamanan perempuan saat menstruasi masih kerap dianggap sebagai sesuatu yang dramatis. Padahal, respons sederhana seperti “minum air hangat” sering kali tidak cukup untuk memberikan rasa tenang jika tidak dibarengi dengan pemahaman. President Director Kao Indonesia, Shoichi Hasegawa, menjelaskan bahwa kualitas hidup sangat dipengaruhi oleh dukungan lingkungan sosial.

“Melalui kampanye ini, kami ingin mendorong perubahan cara pandang bahwa dukungan yang bermakna dimulai dari empati dan kehadiran yang tulus. Karena pada akhirnya, menciptakan Kirei Life adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Shoichi.

Mengenal Strategi Gerakan HADIR

Sebagai bentuk aksi nyata, Laurier memperkenalkan gerakan HADIR yang merupakan singkatan dari Pahami, Dampingi, dan Respons. Gerakan ini dirancang menjadi panduan praktis bagi pasangan, keluarga, hingga rekan kerja dalam menyikapi situasi menstruasi. VP Marketing Kao Indonesia, Susilowati, menyampaikan bahwa niat baik saja terkadang belum cukup tanpa cara yang tepat.

“Lewat Comfort, Made Together, kami mendorong terciptanya lingkungan yang lebih suportif agar perempuan merasa lebih dipahami, terutama saat menstruasi,” jelas Susilowati.

Perspektif ini juga didukung oleh pakar kesehatan mental, dr. Elvine Gunawan, Sp.KJ. Ia menyebutkan bahwa validasi atas apa yang dirasakan perempuan adalah kunci dalam membangun hubungan yang sehat.

“Dukungan sering kali dimulai dari hal sederhana, seperti mendengarkan, memahami, dan memvalidasi apa yang dirasakan. Ini penting untuk membangun hubungan yang lebih sehat, baik secara emosional maupun sosial,” tambahnya.

Perspektif Maudy Ayunda dan Komitmen Masa Depan

Maudy Ayunda turut menekankan bahwa kehadiran yang tulus tanpa disertai asumsi adalah bentuk dukungan yang sangat berharga bagi dirinya dan perempuan lainnya. “Dari pengalaman saya, hal sederhana seperti mendengarkan tanpa berasumsi atau benar-benar hadir itu sangat berarti. Hal ini juga sejalan dengan gerakan HADIR dari Laurier, yang mengajak kita untuk lebih peka dan memberikan dukungan yang lebih empatik,” kata Maudy.

Sebagai penutup, Laurier berkomitmen untuk terus konsisten dalam memberikan edukasi serta inovasi yang mendukung kenyamanan perempuan. “Harapannya, perempuan dapat menjalani menstruasi dengan lebih nyaman, didukung oleh lingkungan yang lebih empatik,” pungkas Susilowati.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *