Pameran Seni “Where We Remain” Angkat Isu Ruang dan Ingatan Manusia

Navaswara.com – ISA Art Gallery kembali membagikan informasi tentang sederet pameran yang akan berlangsung. Salah satunya adalah pameran “Where We Remain” yang akan digelar pada 13 April hingga 13 Juli 2026 di World Trade Centre 3, Jakarta. Acara ini menghadirkan sebuah refleksi mendalam tentang hubungan timbal balik antara manusia dan ruang yang mereka huni.

“Where We Remain” menghadirkan karya-karya dari sejumlah seniman seperti Alexander Sebastianus, Dabi Arnasa, Dewi Fortuna, Rose Cameron, Tara Kasenda, Yuki Nakayama, dan Zikry Rediansyah yang berakar pada pemikiran Yi-Fu Tuan. Ia menyatakan bahwa ruang tidak hanya dipahami sebagai wadah pasif, melainkan sebagai entitas aktif yang bersinggungan dengan manusia, seperti dalam bentuk cahaya, tekstur ruang, atau suasana yang sulit dijelaskan namun terasa akrab.

Salah satu karya yang menarik perhatian di pameran ini datang dari Yuki Nakayama yang berjudul “Echoes of Play”. Dalam karyanya, ia mengolah ingatan masa kecil terhadap taman bermain. Ia juga menjadikan struktur arsitektural sebagai komposisi abstrak yang penuh ritme. Garis-garis yang saling berpotongan dan bidang warna yang berlapis menciptakan kesan gerak sekaligus nostalgia.

Makna dari karya ini terletak pada bagaimana tubuh menyimpan ingatan ruang secara implisit. Meskipun seseorang mungkin tidak lagi mengingat detail tempat tersebut secara sadar, nyatanya tubuh tetap membawa sensasi, arah, dan pengalaman ruang yang pernah dialami.

Di sisi lain, Alexander Sebastianus membawa perspektif ekologis dengan melihat hutan sebagai arsip hidup yang menyimpan interaksi antara manusia dan alam. Sedangkan Zikry Rediansyah menghadirkan narasi keseharian dengan pendekatan visual yang ringan namun reflektif.

Secara keseluruhan, “Where We Remain” menegaskan bahwa ruang tidak pernah benar-benar ditinggalkan. Ia terus hidup dalam diri manusia sebagai memori, emosi, dan pengalaman yang membentuk cara pandang individu terhadap dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *