TNI AL dan Pakistan Navy Perkuat Diplomasi Maritim Lewat Latma TEMAN E BAHR

Navaswara.com — Deru mesin kapal perang dan manuver udara di atas Laut Jawa menjadi simbol eratnya persahabatan dua negara maritim. Di tengah hamparan laut yang tenang, prajurit TNI Angkatan Laut dan Pakistan Navy memperlihatkan sinergi, profesionalisme, serta semangat persaudaraan yang terbangun melalui kerja sama pertahanan dan diplomasi bahari.

TNI Angkatan Laut bersama Pakistan Navy sukses menggelar Latihan Bersama bertajuk TEMAN E BAHR di perairan Jakarta, Laut Jawa, Jumat (22/5). Latihan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral sekaligus kerja sama maritim antara Indonesia dan Pakistan.

Latihan bersama itu merupakan puncak dari rangkaian kunjungan kehormatan atau port visit Gugus Tugas kapal perang Pakistan Navy yang berlangsung di Jakarta sejak 18 Mei 2026.

Dalam latihan tersebut, kedua negara mengerahkan sejumlah unsur tempur terbaik untuk menguji kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit di lapangan.

TNI AL mengerahkan KRI Bung Karno-369, KRI Wiratno-379, serta Helikopter Panther HS-1311. Sementara Pakistan Navy melibatkan kapal perang PNS TAIMUR, PNS ASLAT, dan kapal selam PNSS HANGOR.

Bersama PNS TAIMUR, unsur udara dan laut TNI AL melaksanakan berbagai manuver taktis dengan tingkat presisi tinggi di perairan Laut Jawa.

Sejumlah materi latihan berhasil disimulasikan, mulai dari Tactical Maneuvering Exercise, Photo Exercise (PHOTEX), hingga Search and Rescue Exercise (SAREX) yang mensimulasikan pencarian dan pertolongan korban di laut.

Latihan kemudian ditutup dengan Farewell Pass sebagai simbol penghormatan dan persahabatan antarangkatan laut kedua negara.

Selain latihan di laut, selama lima hari kunjungan di Jakarta, delegasi Pakistan Navy dan prajurit TNI AL juga mengikuti berbagai kegiatan diplomatik dan kebudayaan yang mempererat hubungan kedua negara.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi courtesy call kepada pejabat tinggi militer, pertandingan olahraga persahabatan, jamuan diplomatik, city tour, hingga kegiatan open ship yang memberikan kesempatan bagi prajurit Jalasena dan masyarakat umum melihat langsung kapal perang Pakistan.

Latihan bersama tersebut tidak hanya menjadi ajang peningkatan interoperabilitas dan kemampuan tempur laut, tetapi juga mempertegas komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi pertahanan dan stabilitas kawasan maritim.

Sebagai negara bahari, Indonesia terus mendorong kerja sama internasional di bidang keamanan laut guna menjaga perdamaian, memperkuat persahabatan antarbangsa, dan meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut.

Semangat Jalesveva Jayamahe yang berarti “Di Laut Kita Jaya” kembali tercermin melalui latihan bersama ini, bahwa laut bukan sekadar ruang geografis, melainkan jembatan kehormatan yang menyatukan persahabatan, kepercayaan, dan kerja sama antarbangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *