Dorong Standar Industri Baru, TACO Fokus pada Operasional Sirkular yang Berkelanjutan

Navaswara.com – Merayakan momentum Hari Bumi atau Earth Day 2026, penyedia solusi interior TACO memperkuat langkah operasionalnya melalui penerapan sistem zero waste manufacturing. Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong standar baru dalam industri manufaktur yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Factory Head TACO Wisnu Purnayusepta menyampaikan bahwa keberlanjutan kini menjadi fondasi utama dalam proses bisnis perusahaan, bukan sekadar inisiatif tambahan. Hal ini diwujudkan dengan mengintegrasikan rantai produksi mulai dari pemilihan material hingga pengelolaan energi.

“Momentum Earth Day menjadi pengingat bahwa keberlanjutan harus dimulai dari proses yang paling mendasar. Karena itu, kami mengintegrasikan zero waste manufacturing ke dalam seluruh sistem operasional, mulai dari pemanfaatan material hingga pengelolaan limbah, energi, dan air,” ujar Wisnu dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

Wisnu menambahkan, pendekatan ini memastikan setiap proses berjalan lebih optimal guna meminimalkan dampak lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri.

Target Dekarbonisasi dan Energi Terbarukan

Dalam operasionalnya, TACO menjalankan strategi dekarbonisasi yang signifikan di level produksi. Perusahaan melaporkan telah berhasil menghindari ribuan ton emisi CO2eq per tahun.

Keberhasilan ini didukung oleh optimalisasi penggunaan energi non-fosil yang mencapai 99,8 persen. Pencapaian tersebut diperoleh melalui pemanfaatan biomassa serta sistem waste-to-energy yang diterapkan secara konsisten.

Di fasilitas produksi Cikande, Banten, perusahaan mengembangkan sistem operasional sirkular. Dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sebanyak 100 persen limbah produksi dikelola dan dimanfaatkan kembali.

Selain efisiensi, hasil pengolahan limbah tersebut juga disalurkan untuk kegiatan sosial, seperti pemugaran ruang serbaguna di SOS Children’s Villages serta materi edukasi bagi siswa SMK dan perguruan tinggi.

Pengelolaan Air dan Kesejahteraan Pekerja

Aspek lingkungan lain yang menjadi fokus adalah manajemen sumber daya air. TACO menerapkan sistem pengolahan terintegrasi yang memungkinkan 100 persen air limbah diolah kembali untuk kebutuhan operasional pabrik dan pemeliharaan area hijau.

Tak hanya lingkungan, perusahaan juga menempatkan faktor manusia sebagai prioritas melalui standar Health, Safety, and Environment (HSE) serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Fasilitas klinik dan pemenuhan nutrisi bagi tenaga kerja disediakan untuk menjamin kesejahteraan karyawan di area kerja.

Sertifikasi dan Kepercayaan Konsumen

Langkah keberlanjutan ini turut dibuktikan melalui kepemilikan berbagai sertifikasi, baik nasional maupun internasional. Produk yang dihasilkan telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), SNI, ISO, hingga Singapore Green Label.

Wisnu menekankan bahwa kualitas produk masa kini tidak lagi hanya diukur dari sisi fungsi dan estetika semata.

“Kami percaya kualitas produk hari ini tidak lagi cukup diukur dari fungsi dan estetika saja, tetapi juga dari bagaimana produk tersebut diproses. Melalui sistem operasional yang terintegrasi, kami menghadirkan material interior yang selaras dengan nilai keberlanjutan,” tuturnya.

Melalui semangat Make That Change, perusahaan berkomitmen menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan melalui solusi manufaktur yang transparan dan terstandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *