Navaswara.com – Kabar baik bagi lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat yang ingin berkarier di industri logistik. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru Program Studi Sarjana Teknik Logistik untuk Tahun Akademik 2026/2027. Menariknya, pada penerimaan perdana ini UPNVJ hanya menyediakan 35 kursi, sehingga persaingan diperkirakan akan berlangsung cukup ketat.
Program studi baru di bawah Fakultas Teknik tersebut dibuka melalui jalur Seleksi Mandiri Khusus UPNVJ. Pendaftaran berlangsung secara daring mulai 31 Juli hingga 4 Agustus 2026, sekaligus menjadi kesempatan pertama bagi calon mahasiswa untuk bergabung sebagai angkatan perdana Teknik Logistik UPNVJ.
Jumlah mahasiswa yang dibatasi hanya 35 orang bukan tanpa alasan. UPNVJ ingin memastikan setiap mahasiswa memperoleh proses pembelajaran yang lebih optimal sejak awal berdirinya program studi. Dengan jumlah mahasiswa yang relatif kecil, pembelajaran diharapkan berlangsung lebih intensif melalui pendampingan akademik, praktik laboratorium, studi kasus, riset terapan, hingga kolaborasi langsung dengan dunia usaha dan dunia industri.
Program Studi Sarjana Teknik Logistik sendiri resmi dibuka setelah UPNVJ menerima izin penyelenggaraan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III pada 28 Juli 2026. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga telah memberikan persetujuan terkait besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Hadirnya Teknik Logistik menjadi bagian dari upaya UPNVJ menjawab kebutuhan tenaga profesional di sektor logistik yang terus tumbuh seiring berkembangnya perdagangan digital, industri manufaktur, layanan distribusi, hingga sistem rantai pasok nasional.
Keunggulan program studi ini terletak pada fokus pembelajaran di bidang logistik urban dan digital. Mahasiswa akan mempelajari berbagai persoalan distribusi modern, mulai dari transportasi antarmoda, manajemen pergudangan, pengelolaan persediaan, perdagangan elektronik, hingga sistem pengiriman tahap akhir atau last-mile delivery yang kini menjadi tantangan utama industri logistik.
Selama masa studi, mahasiswa akan menempuh kurikulum sebanyak 146 SKS. Selain memperoleh dasar keilmuan matematika, sains, teknologi informasi, dan rekayasa, mahasiswa juga akan mendalami manajemen rantai pasok, analitika data, kecerdasan buatan, otomasi logistik, sistem informasi logistik, transportasi urban, hingga pengelolaan pergudangan berbasis teknologi.
UPNVJ juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas kompetensi melalui berbagai mata kuliah pilihan, seperti Humanitarian Supply Chain, Halal Logistics, Cold Chain, Healthcare Logistics, Reverse Logistics, Freight Forwarding, Vehicle Routing, hingga Last-Mile Delivery Systems. Pengalaman belajar diperkuat melalui program magang industri, penelitian, kewirausahaan, pertukaran mahasiswa, proyek kemanusiaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Lulusan Program Studi Teknik Logistik diproyeksikan menjadi Professional Logistics Engineer, Technopreneur, maupun Lifelong Learner yang mampu merancang, mengelola, mengevaluasi, dan mengembangkan sistem logistik berbasis teknologi sesuai kebutuhan industri masa depan.
Pengembangan program studi juga akan didukung kerja sama dengan pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, penyedia jasa logistik, industri manufaktur, asosiasi profesi, hingga institusi internasional. Kolaborasi tersebut mencakup penyelarasan kurikulum, magang, penelitian bersama, serta penyelesaian berbagai persoalan logistik nasional.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan kesempatan menjadi bagian dari angkatan pertama, proses pendaftaran dilakukan melalui laman https://pendaftaran.upnvj.ac.id. Pendaftaran dibuka pada 31 Juli 2026 pukul 09.00 WIB dan ditutup 4 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 6 Agustus 2026.
UPNVJ menetapkan besaran UKT dalam delapan kelompok, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp11,9 juta per semester. Sementara itu, Iuran Pengembangan Institusi (IPI) bagi peserta yang lolos melalui Seleksi Mandiri Khusus dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni Rp25 juta, Rp30 juta, dan Rp35 juta, sesuai ketentuan universitas.
Dengan kuota yang hanya 35 kursi, kesempatan untuk menjadi bagian dari angkatan pertama Program Studi Teknik Logistik UPNVJ tentu tidak datang setiap tahun. Bagi calon mahasiswa yang memiliki minat pada bidang logistik, rantai pasok, transportasi, dan transformasi digital, momentum ini menjadi peluang untuk bergabung dalam program studi baru yang dirancang menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung pengembangan sistem logistik Indonesia di masa depan.

