Menelan Kekalahan di Kandang Sendiri, Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions

Navaswara.com – Pil pahit harus ditelan Inter Milan saat menjamu Bodø/Glimt pada leg kedua play-off Liga Champions 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan. Bermain di hadapan publik mereka sendiri, Nerazzurri justru kembali tumbang dengan skor 1-2 dan harus tersingkir setelah kalah agregat 2-5. Hasil ini sekaligus mengukir sejarah bagi wakil Norwegia yang untuk pertama kalinya mampu melangkah sejauh ini di kompetisi elite Eropa.

Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dibangun melalui penguasaan bola yang dominan dan mencoba membongkar pertahanan rapat Bodø/Glimt. Beberapa peluang sempat tercipta lewat skema umpan silang dan tembakan dari luar kotak penalti, namun penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat peluang itu belum membuahkan hasil. Kerjasama di lini belakang tim tamu juga membuat Inter kesulitan menemukan celah bersih di area berbahaya.

Memasuki babak kedua, Inter Milan semakin agresif karena membutuhkan gol cepat untuk membuka peluang lolos dan memperkecil agregat. Namun, justru Bodø/Glimt yang berhasil mengejutkan publik San Siro. Pada menit ke-58, sebuah serangan kilat memaksa kiper Inter melakukan penyelamatan. Bola muntah yang tak terantisipasi dengan baik langsung disambar oleh Jens Petter Hauge. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan keras yang bersarang di gawang tuan rumah dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk tim tamu.

Alih-alih bangkit, Inter malah kembali dikejutkan pada menit ke-72. Serangan Bodø/Glimt kali ini dibangun dengan rapi dari sisi sayap. Umpan terukur dilepaskan ke dalam kotak penalti dan disambut dengan penyelesaian tenang oleh Håkon Evjen. Bola meluncur melewati penjagaan lini belakang dan tak mampu dihalau kiper. Skor berubah menjadi 2-0, membuat tekanan bagi Inter semakin besar untuk membalikkan keadaan.

Tim asuhan Cristian Chivu baru mampu memperkecil ketertinggalan pada empat menit berselang. Berawal dari situasi bola mati, umpan sepak pojok mengarah ke jantung pertahanan lawan. Alessandro Bastoni berhasil memenangi duel udara dan menanduk bola ke dalam gawang. Gol itu sempat membangkitkan asa dan membuat tempo pertandingan meningkat drastis. Inter Milan terus menekan dengan mengurung pertahanan Bodø/Glimt di sisa waktu yang ada, namun ketenangan dan permainan tim tamu membuat skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Inter Milan yang menargetkan langkah jauh di kompetisi Eropa musim ini. Kemenangan ini juga menjadikan Bodø/Glimt sebagai klub Norwegia pertama yang melenggang dari fase gugur Liga Champions.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *