6 Benda yang Sebaiknya Tak Ada di Rumah Menurut Feng Shui

Navaswara.com – Dalam menata hunian, banyak orang lebih fokus menambah dekorasi atau membeli perabot baru. Padahal, menurut Feng Shui, menjaga aliran energi positif justru dimulai dari menyingkirkan benda-benda tertentu yang dianggap dapat menghambat keharmonisan dan keberuntungan di rumah.

Feng Shui sendiri merupakan praktik kuno yang telah digunakan secara turun-temurun untuk menciptakan keseimbangan antara manusia dan lingkungannya. Hingga kini, prinsip ini masih dipercaya banyak orang, terutama saat ingin memperbaiki kualitas hidup, mulai dari kesehatan, hubungan, hingga kelancaran rezeki.

Melansir Homes and Gardens, sejumlah pakar Feng Shui mengungkapkan ada beberapa benda yang sebaiknya tidak dibiarkan berada di dalam rumah karena diyakini membawa energi negatif. Apa saja?

1. Tanaman Kering dan Mati
Tanaman hias sering dipilih untuk mempercantik ruangan sekaligus menghadirkan kesan segar. Namun, dalam Feng Shui, tanaman yang kering atau mati justru dianggap membawa energi stagnan. Konsultan Feng Shui dari Joy Tan Mindful Living & Design, Joy Tan, menyebut tanaman mati sebagai simbol terhentinya pertumbuhan. Oleh karena itu, tanaman yang sudah layu disarankan untuk segera disingkirkan dan diganti dengan tanaman segar agar energi positif di dalam rumah tetap terjaga.

2. Kaktus di Dalam Ruangan
Meski tampilannya unik dan estetik, kaktus dinilai kurang ideal jika ditempatkan di dalam rumah. CEO NatureSound Retreat, Michelle Justice, menjelaskan bahwa duri tajam pada kaktus menciptakan energi agresif atau Sha Chi dalam Feng Shui. Energi ini diyakini dapat memicu ketegangan dan ketidaknyamanan. Jika ingin tetap memeliharanya, kaktus disarankan diletakkan di area luar rumah atau di sudut yang jarang dilalui.

3. Barang Pecah atau Retak
Barang-barang rumah tangga yang retak atau pecah, seperti piring, gelas, maupun cermin, sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Menurut penulis buku Myung Sung, Dr. Jenelle Kim, benda yang rusak melambangkan ketidakstabilan dan kurangnya perawatan terhadap diri sendiri. Lingkungan yang dipenuhi barang utuh dan terawat dipercaya dapat membantu menciptakan suasana yang lebih positif dan membangkitkan semangat.

4. Air Tergenang dan Akuarium Kotor
Dalam Feng Shui, air kerap dikaitkan dengan rezeki dan kelimpahan. Namun, air yang kotor atau tergenang justru dianggap memerangkap energi negatif. Air mancur hias atau akuarium yang tidak terawat dapat menciptakan kesan stagnan dan membuat aliran energi di rumah terhambat. Karena itu, air sebaiknya selalu dijaga tetap bersih dan mengalir.

5. Cermin Menghadap Tempat Tidur
Cermin memiliki peran penting dalam interior rumah, tetapi penempatannya tidak boleh sembarangan. Michelle Justice menyarankan agar cermin tidak diletakkan tepat menghadap tempat tidur. Pantulan energi dari cermin dipercaya dapat mengganggu ketenangan dan kualitas tidur. Sebagai alternatif, kamar tidur dapat dihias dengan lukisan atau dekorasi bernuansa menenangkan.

6. Vas Bunga Kosong yang Dipajang
Vas bunga kerap dijadikan elemen dekoratif, meski tidak selalu diisi bunga. Namun, menurut pakar Feng Shui Lauren Tessin, vas kosong, terutama yang masih menyisakan air, dapat menciptakan simbol kekosongan dan memengaruhi energi hubungan. Jika tidak digunakan, vas sebaiknya disimpan di dalam lemari atau diisi dengan bunga segar.

Secara keseluruhan, Feng Shui menekankan pentingnya menjaga rumah tetap bersih, hidup, dan terawat. Menyingkirkan benda-benda yang dianggap membawa energi negatif diyakini dapat membantu menciptakan hunian yang lebih harmonis dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *