Navaswara.com — Pagi di awal pekan terasa lebih teduh dari biasanya. Langit Jakarta tampak kelabu, aktivitas warga mulai menggeliat perlahan, sementara payung-payung kecil terlihat di sudut-sudut jalan. Suasana ini menjadi pertanda datangnya cuaca berawan hingga hujan ringan yang, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, akan mendominasi wilayah Jakarta sepanjang Senin, 5 Januari 2026.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta akan mengalami kondisi berawan hingga hujan ringan pada Senin ini, dengan suhu berkisar 24 hingga 30 derajat Celsius dan tingkat kelembapan relatif tinggi di atas 70 persen.
Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG yang dirilis Senin pagi, wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diprediksi berawan sepanjang hari. Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi mengalami hujan ringan, terutama pada siang hingga sore hari.
Suhu udara di Jakarta Pusat diperkirakan berada pada rentang 24–29 derajat Celsius dengan kelembapan 72–93 persen. Di Jakarta Utara, suhu berkisar 25–28 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 76–91 persen. Adapun Jakarta Barat diprakirakan memiliki suhu 24–30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 71–94 persen.
Untuk wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, BMKG mencatat potensi hujan ringan dengan suhu udara berkisar 24–30 derajat Celsius dan kelembapan rata-rata di atas 70 persen.
Navaswara.com mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama bagi pengguna jalan dan pelaku aktivitas luar ruang. Kondisi jalan licin akibat hujan ringan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Cuaca berawan dan hujan ringan ini juga diperkirakan berdampak pada aktivitas ekonomi harian, khususnya sektor UMKM seperti pedagang kaki lima dan pelaku usaha kuliner jalanan. Namun, sebagian pelaku usaha mengaku sudah terbiasa beradaptasi dengan kondisi cuaca, dengan menyiapkan tenda tambahan serta memindahkan lapak ke lokasi yang lebih terlindung.
BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan dinamika atmosfer di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, serta memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.

