Navaswara.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tampak sumringah ketika membahas laporan terbaru dari lembaga internasional Kearney. Dalam survei tahunan Global Cities Index 2025, Jakarta naik dari posisi 74 menjadi peringkat 71 dunia.
“Kearney baru saja mengeluarkan hasil survei kota global. Jakarta sebelumnya nomor 74 dari 156. Mungkin karena rezeki anak saleh, gubernurnya kelihatannya lucu, baik, sekarang jadi nomor 71,” ujar Pramono, disambut tawa hadirin di acara Jakarta Innovation Day 2025, kemarin.
Di balik canda itu, Pramono menegaskan bahwa kenaikan peringkat Jakarta bukan sekadar angka di laporan internasional. Ia menyebut capaian tersebut hasil dari kerja kolektif antara pemerintah dan warganya, sesuatu yang, menurutnya, menjadi kunci bagi kota sebesar Jakarta untuk bisa terus bertransformasi.
“Dalam waktu 5–7 bulan, kita bisa naik tiga atau empat tingkat. Kalau bukan karena partisipasi publik, saya yakin itu tidak mungkin terjadi,” kata dia.
Pramono juga menyinggung kemajuan signifikan di sektor transportasi dan konektivitas. Menurutnya, tingkat keterhubungan sistem transportasi Jakarta kini mencapai 91–92 persen, dengan peningkatan penggunaan hingga lebih dari 25 persen.
“Dulu Jakarta tidak pernah masuk 50 besar dunia, sekarang kita nomor 17 untuk sarana transportasi publik. Bahkan sudah lebih baik dibanding Kuala Lumpur dan Manila,” ungkapnya.
Meski begitu, Pramono menegaskan bahwa capaian ini bukan garis finis. “Ini bagian dari proses panjang untuk menjadikan Jakarta kota global yang nyaman, ramah, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
