Dari Ban Kendaraan Listrik hingga TBR, Hankook Buktikan Kualitas Global untuk Pasar Lokal

Navaswara.com — Di tengah pesatnya transformasi industri otomotif nasional, PT Hankook Tire Sales Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pemain global yang tak hanya berfokus pada kualitas, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar lokal. Hal ini ditegaskan dalam Media Interview bertajuk “Hankook Tunjukkan Kemampuan Beradaptasi dan Inovasi dalam Menjawab Permintaan Pasar Lokal dengan Jajaran Produk Lengkap”, yang digelar pada Kamis (16/10/2025) di Gandaria City Mall Jakarta.

Dua figur penting dari Hankook Tire Indonesia, yakni Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial), dan Ahmad Juweni, National Sales Manager TBR (Truck and Bus Radial), berbagi pandangan tentang arah baru strategi Hankook dalam menggarap dua segmen vital: ban untuk kendaraan listrik (EV) dan ban niaga berat (TBR).

Ban EV: Teknologi Senyap dan Efisien untuk Mobilitas Masa Depan

Pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menjadi katalis utama perubahan arah riset dan pengembangan Hankook. Menyadari pentingnya teknologi hijau dan efisiensi energi, Hankook menjadi produsen ban pertama di Indonesia yang secara khusus menghadirkan lini ban untuk kendaraan listrik (EV).

Menurut Apriyanto Yuwono, keunggulan ban EV Hankook terletak pada kompon karet berteknologi tinggi yang mampu menahan panas berlebih, memiliki daya cengkeram maksimal, serta menghasilkan kebisingan rendah (low noise pattern). Kombinasi ini membuat ban Hankook tidak hanya efisien terhadap konsumsi energi, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal di setiap perjalanan.

“Ban kendaraan listrik memerlukan karakteristik yang berbeda. Torsi motor listrik jauh lebih tinggi dibandingkan kendaraan konvensional, sehingga kompon ban harus mampu menahan daya putar ekstra tanpa cepat aus. Di sisi lain, efisiensi energi menjadi prioritas utama. Di sinilah Hankook mengambil peran penting melalui inovasi material dan pola tapak yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik,” ujar Apriyanto.

Teknologi Low Rolling Resistance yang diusung Hankook menjadi kunci penting dalam menekan hambatan gulir, sehingga kendaraan mampu melaju lebih jauh dalam sekali pengisian baterai. Tidak heran jika banyak produsen otomotif global kini mempercayakan Hankook sebagai mitra ban resmi, termasuk pada ajang kompetisi bergengsi Formula E, yang sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik.

TBR Hankook: Efisiensi Biaya dan Ketahanan Maksimal untuk Armada Niaga

Tak hanya fokus pada kendaraan penumpang, Hankook juga memberikan perhatian besar pada sektor logistik dan transportasi melalui lini TBR (Truck and Bus Radial). Ahmad Juweni menjelaskan bahwa ban Hankook TBR hadir untuk menjawab kebutuhan perusahaan transportasi yang menuntut daya tahan, efisiensi bahan bakar, serta keandalan jangka panjang.

“Bagi perusahaan logistik, biaya operasional menjadi tantangan terbesar. Melalui riset bertahun-tahun, Hankook mengembangkan ban TBR dengan desain tapak yang optimal dan struktur sabuk baja berlapis ganda, sehingga masa pakainya lebih panjang dan konsumsi bahan bakar lebih efisien. Dengan begitu, biaya per kilometer bisa ditekan secara signifikan,” jelas Ahmad.

Selain itu, ban TBR Hankook juga dirancang untuk mendukung konsep retreadable tire, yaitu ban yang dapat divulkanisir ulang dengan performa yang tetap stabil. Inovasi ini membuat Hankook menjadi pilihan ekonomis bagi perusahaan yang ingin menjaga performa kendaraan tanpa harus mengganti ban baru dalam waktu singkat.

Keunggulan lain terletak pada kemampuan adaptasi ban terhadap berbagai kondisi jalan di Indonesia, mulai dari jalan tol hingga medan tambang. Struktur tapak yang kuat, tahan panas, dan memiliki sistem pendinginan alami membuat ban Hankook TBR mampu bekerja maksimal meski dalam beban berat sekalipun.

Komitmen Global, Sentuhan Lokal

Sebagai bagian dari Smart & Sustainable Mobility Vision, Hankook mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam setiap inovasinya. Proses produksi dilakukan dengan pendekatan ramah lingkungan, mulai dari penggunaan bahan baku yang dapat didaur ulang hingga efisiensi energi di pabrik manufakturnya.

“Filosofi kami sederhana: inovasi harus relevan dengan masa depan. Hankook bukan sekadar menjual ban, tetapi membangun ekosistem mobilitas yang berkelanjutan. Kami ingin setiap produk kami menjadi simbol efisiensi, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambah Apriyanto.

Dengan jaringan distribusi luas dan dukungan layanan purna jual di seluruh Indonesia, Hankook tidak lagi dipandang sebagai sekadar merek alternatif, tetapi sebagai mitra mobilitas premium yang mampu bersaing dengan merek global lain.

Melalui lini EV dan TBR-nya, Hankook menunjukkan bahwa inovasi dan adaptasi adalah dua sisi mata uang yang saling melengkapi , menggabungkan teknologi canggih dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal.

Seperti dikatakan Ahmad Juweni, “Kami ingin masyarakat tahu bahwa Hankook bukan hanya ban impor, tetapi produk yang tumbuh bersama Indonesia. Kami hadir untuk semua lapisan pengguna dari pengemudi kendaraan listrik hingga armada niaga besar. Tujuannya satu: memberikan solusi mobilitas yang efisien, aman, dan berkelanjutan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *