Navaswara.com – Deru tepuk tangan bergema di sebuah aula internasional di Frankfurt, Jerman, ketika nama Bank Mandiri diumumkan sebagai penerima dua penghargaan bergengsi dari ajang Treasury & Cash Management Awards 2025. Momen itu tak sekadar seremoni, tetapi juga simbol pengakuan dunia terhadap kiprah salah satu bank terbesar di Indonesia dalam menghadirkan solusi finansial inovatif. Ekspresi bangga tampak dari perwakilan delegasi Bank Mandiri yang hadir, seolah menegaskan bahwa transformasi digital yang mereka jalankan selama hampir satu dekade terakhir kini berbuah nyata di panggung global.
Bank Mandiri, melalui digital super platform Kopra by Mandiri, berhasil meraih gelar Best Bank for Cash Management in Indonesia dan Best Open Banking Treasury Solution. Penghargaan ini memperkuat posisi bank dengan kode emiten BMRI tersebut sebagai motor penggerak ekonomi nasional sekaligus pionir dalam ekosistem perbankan digital. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, BD Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar prestasi perusahaan, melainkan bentuk kontribusi nyata untuk mendukung agenda pembangunan ekonomi Indonesia.
“Kami optimis melalui transformasi digital berkelanjutan, Bank Mandiri dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkesinambungan. Fokus kami adalah pada sektor-sektor yang memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Budi dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (30/9).
Data menunjukkan, keandalan Kopra by Mandiri semakin dipercaya nasabah. Hingga kuartal II 2025, nilai transaksi di platform ini mencapai Rp12.170 triliun, tumbuh 22 persen secara tahunan dengan frekuensi 706 juta transaksi atau naik 14 persen dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, Kopra turut memperkuat likuiditas perseroan dengan menghubungkan giro Bank Mandiri senilai Rp615 triliun, tumbuh 10 persen secara year on year.
Keunggulan Kopra tak hanya pada volume transaksi, tetapi juga pada inovasi teknologi. Melalui fitur Kopra Embedded Finance, sistem ini memungkinkan integrasi langsung dengan Enterprise Resource Planning (ERP) nasabah lewat lebih dari 200 application programming interface (API). Dengan begitu, layanan mulai dari pembayaran, pengelolaan modal kerja, hingga inquiry dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan aman tanpa perlu masuk ke platform utama Kopra.
Penerapan inovasi ini dinilai selaras dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya transformasi ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan produktivitas nasional. Dengan memperkuat peran UKM, korporasi, dan sektor produktif berbasis ekspor, Bank Mandiri menempatkan dirinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi jangka panjang.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan solusi finansial yang mampu meningkatkan daya saing perekonomian nasional,” tutup Budi.
