Ramadan, Lebaran, Hingga Nyepi Picu Lonjakan Aktivitas, InJourney dan Sarinah Siapkan Strategi Ritel Wisata

Navaswara.com – Pergerakan warga biasanya meningkat tajam menjelang Idulfitri. Tahun ini, situasinya terasa berbeda karena Ramadan dan Lebaran 2026 berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, menghadirkan libur panjang yang jatuh pada pertengahan Maret.

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Group memproyeksikan lonjakan mobilitas masyarakat sebesar 17 persen sepanjang periode tersebut. Kenaikan diperkirakan terjadi di seluruh ekosistem perusahaan, mulai dari bandar udara, perhotelan hingga pusat perbelanjaan.

Direktur Komersial PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), Veronica H. Sisilia menyebut kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan work from anywhere yang diterapkan pemerintah pada 16 sampai 17 Maret 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk mengurai kepadatan arus mudik dan arus balik.

“Pemerintah berupaya mengurai kemacetan dengan WFA. Masyarakat bisa bekerja dari mana saja, termasuk di Sarinah. Kami melihat ini akan mendorong aktivitas ekonomi di sektor ritel dan destinasi wisata,” ujar Veronica di Jakarta, (4/3).

Ia menilai integrasi layanan transportasi, hospitality, dan ritel dalam ekosistem InJourney menjadi kekuatan untuk menangkap peluang ekonomi saat periode ramai. Perusahaan juga menyiapkan fasilitas pendukung agar masyarakat tetap nyaman saat bekerja jarak jauh sekaligus menikmati suasana liburan.

Di sisi ritel, Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan memprediksi pertumbuhan kunjungan sekitar 17 persen selama periode libur panjang. Ia memperkirakan jumlah pengunjung bisa mencapai sekitar 137 ribu orang sepanjang momentum tersebut.

Sebagai bagian dari InJourney Retail, Sarinah telah menyiapkan berbagai rangkaian program menarik saat momentum bulan Ramadan. Konsep Culture Experience Center tetap diusung untuk memperkuat daya tarik sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang dekat dengan nilai budaya.

“Kami menggunakan 50 kain songket sebagai focal point dekorasi. Kami ingin menunjukkan bahwa di tengah keberagaman, ada semangat kebersamaan keluarga yang kuat,” kata Raisha.

Sejumlah program disiapkan untuk menarik pengunjung. Ada Malam Berkah Extra pada 6 sampai 8 Maret 2026 dengan potongan harga hingga 50 persen, Gema Lentera Ramadan berupa pawai obor, kolaborasi peragaan busana bersama Scarf Media, serta layanan antar jemput gratis hasil kerja sama dengan delapan hotel di Jakarta Pusat.

Raisha menegaskan, nilai historis dan pengalaman budaya menjadi pembeda Sarinah dibanding pusat belanja lain maupun platform daring. “Sarinah bukan mal biasa karena kami tidak hanya fokus menjual barang tetapi justru fokus memberikan pengalaman merayakan hari keluarga, seperti berbelanja, mencicipi kuliner langka. Kami ingin memberikan program-program yang bisa dinikmati oleh orang tua maupun anak-anak muda untuk merayakan keberagaman di bulan ini,” ujarnya.

Momentum Idul Fitri dan Nyepi sekaligus rangkaian agenda Ramadan membuat Sarinah diposisikan sebagai alternatif bagi warga yang tidak mudik. Libur panjang kali ini membuka ruang baru bagi masyarakat untuk tetap produktif sekaligus menikmati suasana kota dengan cara berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *