Rumah Sakit Inklusif dan Aman Dihadirkan Negara untuk Semua Warga

Navaswara.com — Harapan akan layanan kesehatan yang setara dan aman semakin nyata terasa. Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas medis yang tangguh menghadapi bencana dan inklusif bagi semua kalangan, pemerintah menegaskan langkah konkret menghadirkan rumah sakit lengkap berkualitas yang ramah disabilitas serta dirancang tahan gempa melalui Program Hasil Terbaik Cepat atau Quick Win Presiden Prabowo.

Kementerian Kesehatan menegaskan pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bagian strategi penguatan sistem kesehatan nasional, terutama di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan yang memiliki risiko kebencanaan tinggi.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr. Azhar Jaya menyampaikan bahwa aspek inklusivitas dan keselamatan menjadi prinsip utama dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Rumah sakit dirancang menyediakan akses ramah disabilitas, mulai dari jalur ramp, pintu dan kamar mandi berukuran lebih lebar, hingga fasilitas pendukung lain yang memudahkan mobilitas pasien berkebutuhan khusus.

Selain itu, bangunan rumah sakit dirancang mengikuti standar ketahanan gempa hingga 8 skala Richter sesuai ketentuan Kementerian PUPR. Menurut Azhar, pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga memastikan kualitas pelayanan serta keamanan bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran rumah sakit berkualitas merupakan upaya pemerintah menghadirkan pelayanan kesehatan yang layak, aman, dan bermartabat bagi seluruh warga negara dalam berbagai kondisi, termasuk situasi bencana.

Untuk menjamin keberlanjutan operasional layanan, pemerintah juga menyiapkan strategi pemenuhan tenaga kesehatan. Direktur Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes RI dr. Yuli Farianti menjelaskan, pemerintah menyiapkan berbagai skema, mulai dari penugasan khusus tenaga medis, pemberian insentif, hingga prioritas pendidikan dokter spesialis bagi putra-putri daerah.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar rumah sakit yang dibangun dapat beroperasi optimal dan berkesinambungan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis serta keterbatasan tenaga medis.

Seluruh rumah sakit dalam Program PHTC dipastikan melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Pemerintah berharap program ini mampu memperkuat pemerataan layanan kesehatan sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Dari sisi sosial dan ekonomi, pembangunan rumah sakit modern di berbagai wilayah juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran fasilitas kesehatan skala besar biasanya membuka peluang kerja, menggerakkan UMKM penunjang layanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Program ini menjadi bagian komitmen pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *