Transjakarta Perkuat Transportasi Publik Ramah Perempuan dan Anak

Navaswara.com – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender. Upaya tersebut diwujudkan melalui sinergi strategis bersama Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, guna menciptakan ekosistem transportasi yang ramah bagi perempuan dan anak.

Komitmen ini dibahas dalam pertemuan antara jajaran Direksi Transjakarta dan Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia, yang berlangsung di Jakarta Pusat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan seluruh layanan Transjakarta menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan bahwa aspek perlindungan perempuan dan anak merupakan bagian integral dari standar layanan perusahaan. Saat ini, Transjakarta telah menyediakan ruang khusus perempuan di setiap armada, termasuk pengoperasian bus khusus perempuan berwarna merah muda pada sejumlah rute padat penumpang.

“Keamanan dan kenyamanan perempuan adalah prioritas. Kami ingin pelanggan perempuan merasa tenang selama menggunakan layanan Transjakarta,” ujar Welfizon.

Selain layanan bagi pelanggan, Transjakarta juga mendorong kesetaraan gender di lingkungan kerja. Welfizon menyebutkan bahwa keterlibatan perempuan sebagai pramudi akan terus ditingkatkan secara bertahap.

“Saat ini jumlah pramudi perempuan masih berkisar 2–3 persen. Dalam tiga tahun ke depan, kami menargetkan peningkatan hingga 20–30 persen. Ini adalah bagian dari upaya kami mendobrak stigma dan membuka ruang yang lebih setara di sektor transportasi publik,” jelasnya.

Di sisi keamanan, Transjakarta telah menginisiasi Lentera, satuan tugas berbasis relawan yang berfokus pada pencegahan dan penanganan pelecehan seksual di transportasi publik. Ke depan, program ini akan dikembangkan menjadi gerakan berbasis masyarakat agar pengawasan dan perlindungan dapat berjalan lebih luas dan partisipatif.

Tak hanya itu, Transjakarta juga menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga dengan menghadirkan fasilitas daycare di Kantor Pusat Cawang. Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari, mengatakan fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung karyawan maupun pelanggan yang memiliki anak usia dini.

“Daycare ini menjadi langkah awal. Ke depan, fasilitas serupa akan dikembangkan secara bertahap di halte-halte strategis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Transjakarta. Ia menekankan pentingnya penguatan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) yang telah tersedia di 69 titik halte sejak 2019.

“Kerja sama ini mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi perempuan dan anak di ruang publik. Dengan pelatihan berkelanjutan bagi petugas, sistem perlindungan di transportasi publik dapat semakin kuat,” katanya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Transjakarta tidak hanya menjalankan fungsi sebagai penyedia transportasi, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ruang publik yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *