Privy Chef’s Table Membuka Bab Baru dengan Heritage Taiwanese Beef Noodles

Navaswara.com – Di sebuah ruang intim dengan 14 kursi counter, aroma kaldu sapi perlahan memenuhi udara. Chef Jonathan “Chef Jon” Tek berdiri di balik meja, menata semangkuk mie dengan gerakan tenang. Tidak sekadar hidangan, tapi potongan cerita masa kecilnya di Taiwan yang kini ia hadirkan di Jakarta lewat program terbaru Privy: Chef’s Table.

Untuk edisi perdana, Chef Jon memilih Heritage Taiwanese Beef Noodles. Sajian yang di banyak meja makan Taiwan disebut comfort food, di tangannya berubah menjadi perjumpaan antara memori personal dan presentasi refined. Mangkuk itu ditemani hidangan lain yang tak kalah erat dengan ingatan kuliner Taiwan: Luroufan dengan Half Duck Egg, Jia Yi Chicken Rice, dan Scallion Pancake.

Empat malam berturut pada 25–28 September 2025, hidangan ini bisa dicicipi tamu dengan format eksklusif: satu mangkuk beef noodles dan dua pendamping, dihargai Rp150.000++ per orang. Hanya 56 kursi tersedia tiap malam, membuat sesi ini lebih dekat pada pengalaman bercerita daripada sekadar jamuan.

Konsep Chef’s Table sendiri lahir sebagai cara Chef Jon mengekspresikan warisan, musim, hingga kolaborasi kreatif. Sebuah ruang kecil di lantai dua Privy yang memungkinkan penonton melihat langsung dapur terbuka, sekaligus menyaksikan bagaimana ingatan keluarga, perantauan, dan ide baru ditransformasikan jadi hidangan.

Privy, sejak berdiri di kawasan The Dharmawangsa Jakarta, memang merancang dirinya sebagai destinasi kuliner high-end tiga lantai. Di lantai utama, atmosfer steakhouse Italia-Amerika berkelindan dengan racikan lokal. VIP rooms di lantai atas memberi ruang privat untuk bisnis maupun perayaan. Namun lantai dua. Chef’s Table adalah panggung paling personal.

Di sanalah, lewat semangkuk mie sapi Taiwan, Chef Jon berupaya merawat tradisi sekaligus membuka jalan bagi interpretasi baru kuliner di Jakarta.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *