Navaswara.com-Keramaian pameran otomotif selalu punya daya tarik tersendiri. Deretan mobil berkilau, motor bergaya futuristik, dan riuh suara pengunjung kerap membuat suasana hall pameran terasa seperti arena pertunjukan raksasa. Namun, pada penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mendatang, ada satu area yang diprediksi akan jadi magnet baru: Grand Hall JIExpo yang khusus disiapkan untuk industri aksesoris dan aftermarket.
Keputusan ini tidak datang tiba-tiba. Tren otomotif di Indonesia kini bergerak lebih luas dari sekadar kendaraan. Konsumen semakin gemar menambahkan sentuhan personalisasi dan menjadikan otomotif bagian dari gaya hidup. Menjawab perkembangan itu, penyelenggara memperluas area pameran hingga 156.170 meter persegi—naik signifikan dari 133.547 meter persegi pada tahun sebelumnya
“Selain menjadi pusat pameran bagi berbagai brand industri pendukung, Grand Hall dirancang sebagai ruang interaktif yang hidup. Pengunjung bisa melihat inovasi terbaru sekaligus mencoba pengalaman langsung, mulai dari Jakarta Custom Culture hingga IIMS Trial Fest,” kata Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.
Kehadiran Grand Hall tak lepas dari kolaborasi erat dengan Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI). Tahun depan, PAHAMI menghadirkan dua program unggulan: PAHAMI Workshop yang memungkinkan pengunjung menyaksikan langsung instalasi produk di lokasi pameran, serta PAHAMI Express yang memamerkan beragam inovasi aksesoris di Hall D dan Gedung Pusat Niaga.
“Kami berharap pelaku aksesoris otomotif tidak hanya jadi pendukung, tapi mampu mengikuti perkembangan industri dengan cepat dan naik ke level lebih tinggi. Kehadiran PAHAMI Village di IIMS 2026 diharapkan bisa memperkuat kolaborasi lintas merek,” ujar Albert Lim, Head of Communication PAHAMI.
Penyelenggara optimistis area baru ini akan memberi dampak signifikan. Rudi MF, Project Manager IIMS 2026, menargetkan lebih dari 579 ribu pengunjung, transaksi di atas Rp8 triliun, serta kehadiran lebih dari 180 exhibitor.
Target ambisius ini diyakini dapat mendorong subsektor aksesoris dan aftermarket sebagai motor pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang bagi UMKM.
Selain Jakarta, Dyandra Promosindo juga memperluas jangkauan lewat IIMS Series 2026 di beberapa kota, termasuk Surabaya pada Mei dan Balikpapan pada Oktober. Langkah ini diharapkan membawa konsep IIMS lebih dekat dengan masyarakat di luar ibu kota.
Dengan jadwal resmi pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, IIMS bukan sekadar pameran kendaraan. Ia menjelma menjadi ruang besar di mana teknologi, gaya hidup, bisnis, dan hiburan bertemu dalam satu ekosistem yang dinamis. Dan tahun depan, Grand Hall diproyeksikan menjadi wajah baru yang menegaskan bahwa dunia otomotif Indonesia tengah bergerak menuju babak yang lebih personal dan interaktif.
