Navaswara.com — SKYE kembali membuka pintunya di Level 56 Menara BCA setelah setahun vakum untuk proses penyempurnaan. Rooftop ikonik Jakarta ini hadir dengan suasana yang lebih hangat, modern, dan berkarakter, menandai babak baru sejak pertama kali menjadi destinasi favorit warga Ibu Kota lebih dari satu dekade lalu.
Interior terbaru SKYE dirancang arsitek Willis Kusuma, yang memadukan kesan natural dengan modernitas elegan. Elemen seperti tekstur lembut, sentuhan logam matte, serta palet warna yang berubah mengikuti transisi siang menuju malam memberi nuansa yang lebih personal.

Ruangannya kini mengalir lebih mulus, dari area dining indoor yang hangat ke teras rooftop dengan panorama khas Jakarta. SKYE juga menambah dua private room serta dua bar baru untuk memperkuat fokus pada kenyamanan tamu.
Di sisi kuliner, SKYE membawa konsep Western Contemporary Grill, yang menekankan bahan berkualitas tinggi dan teknik memasak sederhana namun presisi. Beberapa menu unggulan yang kembali dengan sentuhan baru, antara lain Sir Harry Orange-Fed Wagyu Steak dengan karakter daging manis lembut; Aburi Miyazaki Wagyu dengan paduan kentang renyah, mushroom duxelles, truffle aioli, dan Avruga caviar; hingga Bone Marrow Escargot dengan relais de venise butter khas Prancis.
Hidangan lain, seperti Braised Short Ribs dengan chipotle smoky dan caramelized miso jus, Cappellini Vongole yang ringan dan clean, serta Bone Marrow Butter Pappardelle yang dimasak dengan saus bone marrow selama 72 jam, juga menjadi andalan di menu terbaru ini.

SKYE turut memperbarui program minumannya. Koleksi cocktail kini dibagi dalam dua seri. Fruit Roulette, yang disajikan di area lounge, menonjolkan karakter satu buah dalam tiap racikannya, seperti Given Lemon yang citrus-forward, Velvety Almond yang creamy dengan sentuhan absinthe, dan Citrusy Nectar yang segar dengan perpaduan baijiu dan nanas.
Di area dining, seri Taste of Places / Recollection menghadirkan opsi seperti Cardamom Myth yang spice-forward dengan shiraz gin, hingga Coriander Spin yang ringan dengan sentuhan botanical dan crème de cacao.
Salah satu highlight baru adalah Sky Ombré, cocktail yang hanya disajikan saat sunset—ritual singkat untuk menghormati pemandangan yang menjadi identitas SKYE sejak awal. Tamu pun akan diingatkan ketika matahari mulai turun agar tidak melewatkan momen golden hour. Bagi yang tidak mengonsumsi alkohol, SKYE menawarkan pilihan mocktail dengan karakter segar dari acar dan soda buatan sendiri.

Untuk pecinta wine, SKYE menghadirkan The Chamber, ruang khusus dengan kurasi sekitar 300 botol wine dan sparkling. Rentang harganya mulai dari IDR 900.000++ hingga label langka. SKYE juga menjadi yang pertama di Jakarta yang menawarkan House Bubbles, mulai dari prosecco hingga champagne by the glass, dengan tim wine expert yang siap membantu tamu menemukan pilihan yang sesuai.
Dari sisi hiburan, SKYE menghidupkan kembali program musiknya dengan kolaborasi DJ dan musisi instrumental yang dimainkan sejak pukul 16.00 hingga malam, menghadirkan suasana santai dari sunset menuju nightlife Jakarta. Selain itu, SKYE juga menghadirkan sesi wellness pada hari dan jam tertentu, memberikan ruang bagi tamu untuk re-centering dari ketinggian lantai 56.
Dengan berbagai pembaruan ini, SKYE menutup tahun dengan energi baru dan pengalaman yang lebih personal, same SKYE, better everything.

