Kemkomdigi Tindaklanjuti 91,48 Persen Rekomendasi BPK, Pastikan Anggaran Tepat ke Layanan Publik

Navaswara.com — Layanan digital yang semakin mudah diakses masyarakat menjadi gambaran perubahan nyata dalam tata kelola anggaran negara. Dari pelaku UMKM yang mulai berjualan secara daring hingga akses internet yang menjangkau wilayah lebih luas, dampaknya mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mencapai 91,48 persen per semester I 2025. Capaian tersebut menempatkan kementerian sebagai salah satu entitas dengan tingkat penyelesaian di atas 90 persen pada kategori pagu anggaran di atas Rp1 triliun.

Sekretaris Jenderal Ismail menegaskan bahwa tindak lanjut rekomendasi BPK bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan langkah konkret memastikan anggaran negara tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Setiap rekomendasi kami tindaklanjuti agar penggunaan anggaran semakin tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat,” ujarnya, Selasa 7 April 2026.

Menurutnya, perbaikan tata kelola keuangan berdampak langsung terhadap kualitas program kementerian, mulai dari perluasan akses internet, dukungan terhadap UMKM digital, hingga penguatan perlindungan masyarakat di ruang digital.

Dengan pengelolaan yang lebih disiplin, kementerian mampu menekan potensi pemborosan serta mempercepat pelaksanaan program prioritas. Hal ini menjadi penting untuk memastikan layanan publik tetap berjalan optimal dan inklusif.

Perkuat Ekonomi Digital dan Akses Layanan

Kemkomdigi mengintegrasikan pengelolaan anggaran dalam strategi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

Pada aspek Terhubung, anggaran difokuskan untuk memperluas jangkauan internet hingga wilayah yang belum terlayani, meningkatkan kualitas jaringan, serta memastikan layanan publik digital dapat diakses tanpa hambatan.

Pada aspek Tumbuh, program diarahkan untuk mendorong ekonomi digital masyarakat, khususnya melalui pendampingan UMKM agar masuk ke ekosistem digital, penguatan koperasi berbasis teknologi, serta pelatihan talenta digital.

Sementara pada aspek Terjaga, kementerian memperkuat perlindungan masyarakat melalui kebijakan keamanan digital, literasi digital, serta pengawasan terhadap konten berisiko.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Perbaikan tata kelola ini diharapkan mampu mempercepat distribusi manfaat program, mulai dari akses pendidikan daring, layanan kesehatan jarak jauh, hingga kemudahan administrasi publik.

Dengan capaian tindak lanjut yang tinggi, Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dikelola tidak hanya terserap, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *