Navaswara.com — Tanggung jawab mengurus anak dan orang tua kerap membuat perempuan harus mengatur ulang prioritas hidup, termasuk urusan keuangan dan kesehatan pribadi. Bagi generasi sandwich, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena kebutuhan keluarga harus berjalan beriringan dengan persiapan masa depan.
Temuan Sandwich Generation Special Report 2026 dari Sun Life menunjukkan, besarnya tanggung jawab keluarga turut memengaruhi ketahanan finansial perempuan. Sebanyak 89 persen perempuan generasi sandwich terlibat dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan anak. Angka tersebut meningkat menjadi 93 persen ketika menyangkut perawatan anggota keluarga lanjut usia.
Beban pengasuhan ini berpengaruh terhadap kemampuan mereka mengelola keuangan. Sebanyak 82 persen perempuan generasi sandwich mengaku tanggung jawab rumah tangga menjadi hambatan dalam memperkuat kondisi finansial. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, 37 persen membatasi investasi dan 26 persen mengambil utang atau pinjaman.
Dampak lainnya terlihat pada kesehatan pribadi. Sebanyak 79 persen responden perempuan mengaku pernah menunda atau melewatkan perawatan medis demi memenuhi kebutuhan keluarga. Temuan ini memperlihatkan bagaimana kebutuhan orang-orang terdekat dapat memengaruhi keputusan penting yang berkaitan dengan kesejahteraan diri sendiri.
Berusaha Menabung, tetapi Dana Pensiun Terancam
Tantangan finansial ternyata tidak hanya dialami perempuan. Generasi sandwich secara umum tetap berupaya memperkuat kondisi keuangan di tengah tanggungan yang terus berjalan.
Laporan tersebut mencatat, 67 persen responden meningkatkan tabungan dalam setahun terakhir, sedangkan 52 persen berinvestasi secara rutin. Meski demikian, 29 persen masih menghadapi kewajiban keluarga sebagai hambatan untuk memperoleh kendali finansial yang lebih besar. Sebanyak 28 persen bahkan mengurangi atau menghentikan sementara kontribusi dana pensiun karena tanggung jawab pengasuhan.
Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, menilai tanggung jawab terhadap keluarga perlu diimbangi dengan perencanaan finansial untuk diri sendiri.
“Tanggung jawab terhadap keluarga tidak seharusnya mengorbankan masa depan sendiri. Bagi sandwich generation, ketahanan finansial berarti mampu memenuhi kebutuhan keluarga hari ini tanpa mengesampingkan kesehatan, keamanan finansial, dan rencana masa depan,” ujarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya membagi pendapatan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengeluaran rutin, dana darurat, perlindungan kesehatan, investasi, hingga persiapan pensiun. Perencanaan ini perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial dan kebutuhan setiap keluarga.
Pentingnya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang
Untuk membantu masyarakat memahami pengelolaan keuangan, Sun Life menghadirkan Lighter with Sun Life, platform digital yang menyediakan materi edukasi finansial bagi generasi sandwich. Pengguna dapat mempelajari lima topik, mulai dari membangun fondasi keuangan pribadi, mengatur pendapatan dan kebutuhan keluarga, memahami dana darurat serta perlindungan, hingga menyiapkan masa pensiun. Tersedia pula kesempatan untuk melanjutkan pembelajaran melalui percakapan dengan penasihat keuangan.
Sandwich Generation Special Report 2026 merupakan sintesis dari tiga studi Sun Life, yakni Financial Resilience Index 2026, Women’s Wealth 2026, dan Retirement Reimagined 2025. Studi tersebut melibatkan total 12.000 responden, dengan analisis terhadap 2.671 responden generasi sandwich di enam pasar Asia, termasuk Indonesia.
Temuan ini mengingatkan bahwa mengurus kebutuhan keluarga dan mempersiapkan masa depan perlu berjalan beriringan. Menyisihkan dana untuk kesehatan pribadi, menjaga tabungan, dan merencanakan masa pensiun dapat menjadi langkah awal untuk mempertahankan kesejahteraan keluarga tanpa mengabaikan kebutuhan diri sendiri.

