​Mengenal Gua Jatijajar Kebumen, Keindahan Geologi Purba yang Memanjakan Mata

Navaswara.com — Kekayaan alam Jawa Tengah ternyata tak hanya menyuguhkan pantai dengan laut lepas atau air terjun nan megah, tapi juga deretan gua yang begitu indah. Gua Jatijajar merupakan salah satunya.

Destinasi wisata ini berada di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah. Membentang sejauh 250 meter, Gua Jatijajar menawarkan perpaduan apik antara bentang alam karst, sejarah, dan legenda yang hidup di tengah masyarakat setempat.

Di dalamnya, kita bisa menyaksikan jejeran stalaktit, stalagmit, serta tiang kapur yang terbentuk dalam waktu sangat panjang. Pencahayaan di dalam gua telah ditata sedemikian rupa dengan lampu warna-warni untuk mempermudah navigasi sekaligus menambah estetika bentuk-bentuk ornamen alami gua.

Selain stalaktit dan stalagmit, keunikan lain dari tempat ini adalah keberadaan empat sungai bawah tanah, yaitu Sendang Rose, Sendang Kantil, Sendang Jaten, dan Sendang Mawar. Masyarakat setempat mengaitkan sendang-sendang tersebut dengan berbagai kepercayaan.

Sendang Mawar biasa dikaitkan dengan kepercayaan tentang awet muda, sedangkan Sendang Kantil dipercaya dengan terkabulnya cita-cita atau keinginan seseorang. Tak hanya berhubungan dengan kepercayaan masyarakat, sebagian aliran air dari dalam gua juga dimanfaatkan secara langsung untuk pengairan sawah di sekitarnya.

Selain itu, Gua Jatijajar juga menyimpan cerita rakyat yang diteruskan secara turun-temurun. Hal ini bisa kita lihat dengan 332 patung yang berada di sepanjang jalur gua yang menggambarkan kisah Raden Kamandaka atau Lutung Kasarung.

Usai menelusuri keindahan gua, di luar areanya terdapat fasilitas umum yang cukup lengkap. Seperti area parkir yang luas, deretan warung makan khas daerah, toko cenderamata, wahana permainan anak, hingga taman.