Berlibur ke Danau Banaran, Menemukan Ketenangan di Balik Perkebunan Cengkeh

Navaswara.com — Di antara hamparan perkebunan cengkeh di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, terdapat sebuah danau yang menawarkan pemandangan yang cukup memikat.

Dikenal dengan nama Danau Banaran, destinasi ini memiliki air yang begitu jernih berwarna biru kehijauan. Suasana di sekitar danau juga masih terasa alami dengan deretan pepohonan yang mengelilingi.

Danau Banaran sendiri memiliki pemandangan yang cukup unik. Airnya yang jernih memungkinkan kita melihat ikan-ikan berenang di dalamnya.

Sesampainya di sana, kita bisa duduk-duduk santai bersama teman atau keluarga, hingga mengabadikan keindahan danau melalui lensa kamera.

Salah satu sudut yang kerap menarik perhatian adalah jalan setapak yang menjorok ke bagian tengah danau. Dari tempat ini, kita bisa berfoto dengan latar hamparan air dan pepohonan di sekelilingnya.

Ketika permukaan air sedang penuh, jalan tersebut menciptakan pemandangan seolah-olah membelah danau.

Meski menjadi salah satu tujuan wisata alam di Kendal, Danau Banaran bukanlah tempat wisata yang dibangun dengan banyak fasilitas modern. Daya tarik utamanya justru terletak pada keindahan alam yang masih terjaga hingga saat ini.

Tak hanya menikmati lanskapnya yang menenangkan, kita juga bisa menghabiskan waktu dengan memancing. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan, yakni kita tidak diperbolehkan berenang atau menyelam karena kedalaman danau yang cukup berbahaya.

Danau Banaran berada di kawasan perkebunan cengkeh di Desa Surugajah, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Jaraknya sekitar 46 kilometer dari Alun-Alun Kendal. Perjalanan menuju lokasi memang membutuhkan waktu, tapi mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan perkebunan dan suasana pedesaan di sepanjang jalan.

Danau Banaran dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Pada waktu tersebut, udara di kawasan perkebunan cengkeh masih terasa sejuk dan suasana danau masih relatif tenang.

Sebaiknya, pilih hari dengan cuaca cerah agar perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh dengan lebih nyaman dan pemandangan alam di sekitar danau dapat terlihat jelas.

Selain itu, hindari datang saat hujan atau setelah hujan deras karena kondisi jalan dan area di sekitar danau bisa menjadi licin.