Tak Sekadar Air Terjun, Curug Cikawah Punya Kawah Belerang yang Memesona

Navaswara.com — Curug Cikawah menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Bogor yang menawarkan lanskap berbeda dibandingkan air terjun lainnya. Berada di Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Jawa Barat, kawasan ini mempertemukan derasnya air terjun dengan kawah belerang dalam satu lokasi.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter dengan aliran air yang sangat jernih. Dari kejauhan, keindahannya terlihat memikat dengan tebing, pepohonan hijau, serta hamparan bebatuan yang mengelilingi.

Namun, daya tarik Curug Cikawah bukan hanya terletak pada air terjunnya. Hal ini karena di sekitar kawasan ini terdapat sejumlah kawah kecil yang mengeluarkan gas belerang dan air panas.

Pertemuan air dingin dari air terjun dengan aliran air panas dari sumber belerang membentuk kolam alami dengan suhu yang lebih hangat. Fenomena ini menjadi salah satu pengalaman yang sulit ditemukan di destinasi air terjun lain.

Meski menawarkan panorama yang indah, perjalanan menuju Curug Cikawah tidak bisa dianggap sebagai perjalanan santai yang dapat ditempuh dengan mudah. Untuk bisa sampai di lokasi, kita perlu melakukan trekking sekitar dua jam dari area parkir.

Jalurnya melewati persawahan, kawasan hutan, hingga aliran sungai dengan bebatuan berukuran besar. Kita juga akan melewati Curug Gleweran sebelum melanjutkan perjalanan menuju Curug Cikawah.

Sebagian jalur bahkan mengharuskan kita menyeberangi sungai beberapa kali. Kondisi bebatuan yang licin membuat perjalanan membutuhkan kehati-hatian, terlebih ketika debit air meningkat setelah hujan.

Karena jalurnya cukup menantang dan terdapat sejumlah bagian yang berpotensi membuat kita salah arah, penggunaan jasa pemandu lokal sangat disarankan, terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali datang.

Sesampainya di lokasi, rasa lelah setelah trekking akan terbayar lunas dengan panorama Curug Cikawah. Suasana semakin terasa alami karena kawasan ini masih dikelilingi pepohonan hijau dan jauh dari hiruk-pikuk.

Jika ingin berkunjung, sebaiknya memulai perjalanan sejak pagi hari. Pilih alas kaki dengan daya cengkeram yang baik karena sebagian jalur berupa batu, tanah, dan aliran sungai.

Kita juga sebaiknya membawa air minum dan makanan secukupnya karena fasilitas di sekitar curug masih terbatas. Bau belerang yang cukup kuat juga perlu diperhatikan sehingga penggunaan masker dapat membantu membuat perjalanan lebih nyaman.