Navaswara.com – Terima Kasih Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen sudah berjuang memberi yang terbaik untuk Indonesia di Grand Slam Wimbledon 2026. Perjuangan dua srikandi tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen harus berakhir.
Langkah Aldila Sutjiadi harus terhenti di perempat final ganda campuran. Sedangkan Janice Tjen tersisih di babak kedua tunggal dan ganda putri.
Aldila Sutjiadi yang bertanding di ganda campuran bersama Guido Andreozzi (Argentina) harus mengakui keunggulan lawannya di perempat final. Aldila/Andreozzi gagal ke semifinal setelah kalah dua set 6-7(5/7), 5-7 dari pasangan Australia, Marc Pilmans/Storm Hunter.
Kendati gagal ke semifinal, Aldila mampu memberikan perlawanan maksimal. Sehari sebelumnya, Aldila/Andreozzi mengejutkan unggulan 8 James Tracy/Anna Danilina (AS/Kazakhstan) lewat duel 3 set 7-6(8/6), 5-7, 6-3 di 16 Besar.
Dengan demikian, berakhirlah perjuangan duo srikandi tenis Indonesia di grand slam lapangan rumput tahun ini. Sebelumnya, duet Aldila/Janice terhenti di babak kedua ganda putri.
Aldila/Janice dikalahkan pasangan Belgia/Ukraina, Elena-Gabriela Ruse/Marta Kostyuk dengan skor 4-6, 6-7(8/10). Sedangkan di tunggal, Janice dihentikan petenis Australia, Daria Kasatkina di babak kedua dengan skor 7-6(7/5), 1-6, 4-6.
Di babak pertama, Janice membuat sejarah setelah menaklukkan unggulan 22 asal Kanada, Leylah Fernandez dalam dua set 6-1, 7-6(7/3).
Tetap semangat buat Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Maju terus tenis Indonesia.
