Navaswara.com – Tottenham Hotspur dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut gelandang timnas Italia, Sandro Tonali dari Newcastle United. Nilai transfer yang mencapai sekitar 100 juta poundsterling atau setara Rp2,38 triliun ini memecahkan rekor transfer baru bagi Tottenham sekaligus rekor pemain Italia termahal sepanjang sejarah.
Kehadiran Tonali sendiri merupakan bagian dari proyek besar pelatih Roberto De Zerbi yang ingin menghadirkan lini tengah lebih kreatif, agresif, dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Meski Newcastle awalnya enggan melepas sang pemain, tawaran fantastis dari Tottenham akhirnya membuat kedua klub mencapai kata sepakat.
Performa Tonali Jadi Alasan Tottenham Kepincut
Ketertarikan Tottenham terhadap Sandro Tonali bukan tanpa alasan. Gelandang berusia 26 tahun ini tampil sebagai salah satu pemain paling konsisten di Newcastle sepanjang musim lalu.
Sepanjang musim 2025/2026, Tonali mencatat lebih dari 50 penampilan di semua kompetisi. Ia menjadi motor permainan Newcastle melalui distribusi bola yang akurat, visi bermain yang tajam, serta lihai membaca situasi pertandingan.
Kemampuannya memutus serangan lawan dan membangun serangan dari lini kedua juga membuatnya menjadi sosok yang sangat dibutuhkan oleh klub-klub papan atas Eropa.
Tak hanya itu, Tonali juga dikenal memiliki etos kerja tinggi. Ia rajin membantu lini pertahanan dan mampu menjaga keseimbangan permainan tim. Karakter tersebut dinilai sangat cocok dengan filosofi permainan De Zerbi yang menginginkan penguasaan bola, pressing intensif, dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Investasi Besar untuk Masa Depan
Nilai transfer yang sangat besar menunjukkan keyakinan Tottenham bahwa Tonali dapat menjadi fondasi utama lini tengah mereka dalam beberapa musim ke depan.
Jika seluruh proses berjalan lancar, Sandro Tonali akan menjadi salah satu transfer paling menarik pada bursa musim panas 2026. Kehadirannya diharapkan mampu membawa stabilitas, kreativitas, dan kualitas yang selama ini dibutuhkan Tottenham untuk kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar di Inggris maupun Eropa.
